News

Nelayan Kolisia Yulius Kase Pamit Pergi Menyuluh Ikan, Pulang Rumah Menjadi Mayat, Ini Kronologinya

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere bergerak cepat usai menerima laporan dari warga Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Hans Kase.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Benny Dasman
ISTIMEWA
NELAYAN KOLISIA-- Tim SAR Maumere sedang mengevakuasi nelayan Kolisia, Sikka yang ditemukan tewas saat melaut. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Aris Ninu

POS KUPANG, COM, MAUMERE - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere bergerak cepat usai menerima laporan dari warga Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Hans Kase.

Ia melaporkan, ayahnya belum juga kembali ke rumah saat menyuluh ikan di Pantai Waturia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Dalam laporannya, Hans menjelaskan, kalau ayahnya Yulius Kase, Kamis (25/6) sekitar pukul 19.00 wita pergi menyuluh ikan dengan membawa tombak dan lampu senter di Pantai Waturia. Namun hingga pukul 22.00 wita ayahnya belum juga kembali.

Ia memperkirakan saat mencari ikan air laut sedang pasang.
Menyikapi kejadian itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, S,E M.AP selaku SMC (SAR Mission Coodination) dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (26/6) sore, mengatakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere setelah mendapatkan laporan dari Hans Kase pada pukul 06.05 wita
memberangkatkan Satu Tim Rescuer berjumlah delapan orang.

Di mana empat orang menggunakan Kapal RIB 500 PK Kantor SAR Maumere langsung menuju LKP (Last Known Position) dengan perkiraan tiba di LKP pukul 06.25 wita.

Tim berikutnya membawa Rubber Boat dengan jalur darat menuju Pantai Waturia. Pukul 06.30 wita Tim Rescuer yang menggunakan RIB tiba di LKP dan langsung melaksanakan pencarian terhadap Yulius Kase.

Pukul 07.00 Wita Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana, S,E M.AP mendapatkan laporan dari OSC (On Scene Coordinator) di lokasi pencarian, korban telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah mendapatkan laporan dari OSC, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana, S,E M.AP memerintahkan untuk seluruh personil mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan hazmat sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.

Setelah korban ditemukan, Tim Rescuer dilapangan langsung mengevakuasi korban ke Pantai Waturia. Adapun Tim Darat Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere dengan keluarga korban dan masyarakat telah menunggu di bibir pantai Waturia untuk membawa korban ke rumah duka.

Jarak rumah duka berjarak 150 Meter dari Pantai Waturia. Tim Darat membawa korban dengan berjalan kaki menuju rumah duka dan menyerahkan korban kepada keluarganya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana, S,E M.AP dan segenap keluarga besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere mengucapkan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan semoga keluarga korban diberi ketabahan dan Yulius Kase diterima disisinya.

Selain itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah melaksanakan tugas kemanusiaan.

Pelaksanaan tugas kemanusiaan tidak mengenal waktu dan tidak mengenal tempat, kapan pun bisa terjadi maka dari itu kita semua harus siap siaga dan harus ikhlas dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan.*

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved