Merasa Ditipu, Pansus LKPJ Minta dr. Leni Tahun Segera Kembali Ke Fatukopa
Puskesmas Fatukopa mendapatkan alokasi satu dokter, tetapi oleh Bupati Tahun pasca dinyatakan lulus dokter Leni yang notabenenya anak Bupati
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Merasa Ditipu, Pansus LKPJ Minta dr. Leni Tahun Segera Kembali Ke Fatukopa
POS-KUPANG.COM | SOE -- Ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka merasa ditipu Pemda TTS terkait mutasi dokter Leni Tahun pada tahun 2019 lalu. Dokter Leni yang merupakan anak Bupati TTS, Egusem Piether Tahun dimutasi dari Puskesmas Fatukopa ke RSUD Soe pasca lulus CPNS dengan alasan minimnya tingkat kunjungan ke Puskesmas Fatukopa.
Namun kenyataannya, dari hasil uji petik yang dilakukan Pansus LKPJ, Senin (22/6/2020) diketahui tingkat kunjungan masyarakat ke Puskesmas Fatukopa sangat tinggi yaitu berkisar 600 hingga 700 orang per bulan berdasarkan keterangan dari Kepala Puskesmas Fatukopa, Rance Soinbala.
"Hari ini terungkap jika alasan yang dilontarkan Bupati saat kami pertanyaan alasan mutasi dokter Leni Tahun dalam sidang paripurna ternyata tidak benar. Ternyata jumlah kunjungan masyarakat ke Puskesmas Fatukopa tinggi. Oleh sebab itu kita desak Bupati Tahun harus segera menarik kembali dokter Leni ke Puskesmas Fatukopa sesuai formasinya CPNS yang dilamar," tegas Marthen.
Mutasi yang dilakukan Bupati Tahun pada 2019 lalu dikatakan Marthen, telah merugikan masyarakat Kecamatan Fatukopa. Karena dalam formasi CPNS tahun 2018 lalu, Puskesmas Fatukopa mendapatkan alokasi satu dokter, tetapi oleh Bupati Tahun pasca dinyatakan lulus dokter Leni yang notabenenya anak Bupati dipindahkan ke RSUD Soe.
"Bupati Tahun tolong bijak, masyarakat Fatukopa berhak untuk mendapatkan pelayanan dokter di Puskesmas Fatukopa. Oleh sebab itu, dokter Leni apa pun alasannya harus dikembalikan ke Puskesmas Fatukopa," pintanya.
Hal senada juga diungkapkan Maksi Lian, Anggota Pansus LKPJ. Dirinya mendesak Bupati Tahun untuk secepatnya mengembalikan dokter Leni ke Puskesmas Fatukopa. Pasalnya, selama ini Puskesmas Fatukopa tak pernah mendapatkan alokasi dokter.
Apa lagi, saat ini Gedung Puskesmas Protaip sementara dibangun sehingga keberadaan dokter sangat dibutuhkan guna menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas Fatukopa.
"Kasihan, masyarakat Fatukopa ini juga butuh pelayanan dokter. Jangan setelah pemerintah pusat alokasikan dokter untuk Puskesmas Fatukopa lalu dipindahkan dengan alasan yang tidak tepat. Jadi kita desak dokter Leni harus dikembalikan ke Puskesmas Fatukopa," ujarnya.
• 10 Korban Mafia Tanah di Kota Kupang Diduga Pelakunya NL
• Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018 Alami Penurunan Nilai.
Untuk diketahui, Senin (22/6/2020) Pansus LKPJ yang dipimpin Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau, Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru, Ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka, Wakil Ketua Pansus LKPJ, Uksam Selan, Sekertaris Pansus LKPJ, Samuel Sanam, anggota Pansus, Lorens Jehau, Lusi Tusalakh, Piter Kefi, Matheos Lakapu Habel Hoti dan Askenas Afi melakukan sidak ke Kecamatan Amanuban Timur dan Fatukopa.(Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kotan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/nampak-pansus-lkpj-sedang-berada-di-puskesmas-fatukopa.jpg)