Selasa, 21 April 2026

Kadis PUPR Sikka : Kami Sudah Lapor ke Dinas PUPR Provinsi

Kadis PUPR Sikka, Tommy Lameng mengaku kerusakkan jalan di Pantura Sikka, Floresa di Kecamatan Magepanda merupakan kewenangan Pemprov NTT

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Jalan Maumere-Ende di Kecamatan Magepanda, Sikka yang dihantam gelombang. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Kadis PUPR Sikka, Tommy Lameng mengaku kerusakkan jalan di Pantura Sikka, Floresa di Kecamatan Magepanda merupakan kewenangan Pemprov NTT.

"Kami sudah lapor kerusakkan jalan di Pantura Sikka di Kajuwulu, Magepanda. Kami sudah kirim data lengkap dengan foto soal kerusakkan ruas jalan karena bencana gelombang. Dinas PUPR NTT pun sudah sampaikan ke kami akan ke Magepanda guna melakukan survey. Kerusakkan jalan di Magepanda itu wewenangnya ada di provinsi," kata Kadis Lameng saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu (20/6/2020) malam.

Melawan Petugas Saat Pembagian BLT DD Tiga Warga Pong Lao Diamankan Unit Jatanras Polres Manggarai

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengecek kerusakkan di lokasi dan meneruskan laporannya ke Dinas PUPR NTT agar ada penanganan.

"Jadi, kami sudah lapor ke provinsi biar ada penanganan," ujarnya.

Sebelumnya, gelombang laut di pesisir pantai utara (Pantura) Sikka, Pulau Flores tepatnya di Desa Magepanda terus memporak-porakan ruas jalan strategis nasional di wilayah tersebut.

Update Corona Sumba Timur - Pasien Positif Bertambah Dua Orang

Badai yang menghantam pesisir Pantura Sikka membuat arus kendaraan yang melintas dari Maumere ke Ende dan sebaliknya terganggu.

Pasalnya, gelombang laut sekira 4 meter masuk sampai ke badan jalan.

Kendaraan roda dua dan empat yang mau melintas terpaksa berhenti.

Bahkan kendaraam roda dua didorong saja agar terhindar dari air laut.

Badai di Pantura Sikka setiap tahun selalu terjadi.

Penanganan kerusakkan jalan dengan membuat turap penahan gelombang pun telah dibangun.

Akan tetap sudah hancur karena gelombang laut cukup keras.

Menyikapi badai di Pantura Sikka, Diki Raja, anggota DPRD Sikka angkat bicara meminta perhatian pemerintah.

Diki kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu (20/6/2020) siang menjelaskan, penanganam dan tanggungjawab kerusakkan jalan karena gelombang tersebut ada di Pemprov NTT.

Pasalnya, ruas jalan dihantam gelombang menghubungi Kabupaten Sikka dan Ende.

Diki meminta pemerintah segera mengambil langkah penanganan agar jalan tidak putus lalu mengganggu arus kendaraan dan barang dari Sikka ke Ende dan sebaliknya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved