Guru di Sikka Tewas Lakalantas
Anggota DPRD Sikka Prihatin Pelajar SMP Masih Bawa Motor Lalu Terlibat Laka
Benediktus Luka Raja alias Diki Raja mengaku prihatin banyak anak dibawah umur terlibat kasus laka lantas di Kabupaten Sikka.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM-MAUMERE-Benediktus Luka Raja alias Diki Raja mengaku prihatin banyak anak dibawah umur terlibat kasus laka lantas di Kabupaten Sikka.
Diki meminta semua pihak bersama aparat Polres Sikka turun tangan mengawasi anak agar jangan melakukan perbuatan yang merugikan masa depan dan keluara.
Diki kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Kamis (18/6/2020) pagi menjelaskan, langkah penertiban bersama aparat kepolisian harus dilakukan guna mencegah adanya peristiwa laka yang melibatkan anak sebagai pelaku.
"Semua harus bergerak bersama-sama termasuk pemerintau daerah melalui dinas teknis. Kasihan anak sebagai generasi penerus bangsa terlibat perisitiwa pidana. Saat kita bersama-sama mengambil langkah antisipasi," kata Diki, anggota DPRD Sikka dari Fraksi PDIP Sikka.
Ia meminta orangtua dan guru harus mengawasi anak-anak jangan membawa motor kalau keluar rumah.
Sebelumnya, peristiwa laka lantas kembali terjadi di Sikka.
Kali ini, kasus laka menimpa guru SMK di Nian Sikka.
Di mana sang guru akhirnya meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS Kewapante.
Kisah guru yang naik sepeda motor saat pergi mengisi air galon kemudian bertabrakan ini terjadi Rabu (17/6/2020) sekira pukul 10.30 Wita.
TKP kasus lakanya di atas Jalan Kewapante (Utara) - Watublapi (Selatan) tepatnya di depan Kantor Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.
Laka antara motor honda Vario EB 2755 BK dengan motor yamaha Vixion EB 2711 BM karena kurang hati-hati kedua pengendara motor
Identitas pengendara motor hasil identifikasi aparat Lantas Polres Sikka yakni pengendara motor honda Beat Vario EB 2755 BK adalah Yulianus Sewar (60), guru PNS yang tinggal di Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante.
Kemudian pengendara motor yamaha Vixion EB 2711 BM adalah Martin Luther (15) yang berstatus pelajar SMP yang baru tamat.
Martin tinggal di Tadat, Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
Laka di Namangkewa ini membuat pengendara honda Beat Vario EB 2755 BK atas Yulianus mengalami luka lecet di tangan kanan, luka lecet di paha kanan, luka lecet di siku tangan kanan dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengendara motor yamaha Vixion EB 2711 BM atas nama Martin mengalami luka lecet di kaki kanan dan rasa sakit di bahu kanan.
Martin saat laka membonceng dua orang temannya yang mengalami luka.
Dua orang yang dibonceng juga berstatus pelajar SMP.
Hasil olah TKP aparat Lantas Polres Sikka menjelaskan, pada hari Rabu tanggal 17 Juni 2020 sekira pukul 10.30 wita bertempat di atas jalan umum jalan Kewapante (Utara)-Watublapi (Selatan) tepatnya di depan kantor Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante.
• Bayar Rp 900 Ribu Minta Tambah 300 Ribu, Mahasiswa Bunuh Perempuan Terapis Plus di Surabaya, Info
Di mana sebelum terjadi kecelakaan sepeda motor yamaha Vixion EB 2711 BM atas nama Martin berboncengan dengan Ignasius dan Antonius datang dari arah Watublapi (Selatan) -Kewapante (Utara).
Sesampainya di tempat kejadian datang sepeda motor honda Vario EB 2755 BK atas nama Yulianus dari tempat pengisian ulang air galon (Barat -arah Watublapi (Selatan) sehingga terjadi tabrakan yang memgakibatkan kedua pengendara dan yang di bonceng mengalami luka-luka dan di larikan ke RSU St. Gabriel Kewapante.
• BREAKING NEWS: Menko Polhukam dan Mendagri Tanam Pohon di Motaain, Perbatasan RI-Timor Leste
Namun setelah mendapatkan perawatan medis pengendara motor honda yakni Yulianus meninggal dunia.(ris)
