Breaking News:

Tim Covid-19 Sumba Barat Pantau 215 Pelaku Perjalanan

Simak penjelasan juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penularan virus corona Covid-19 Kabupaten Sumba Barat

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penularan virus corona Covid-19 Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan sampai saat ini pihaknya sedang memantau 215 pelaku perjalanan dari total 1852 pelaku perjalan. Sedangkan 1637 pelaku perjalanan lainnya telah selesai pemantuannya.

Demikian disampaikan juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga melalui telepon selulernya, Kamis (11/6/2020).

Jelang New Normal Banyak di Ende Tak Pakai Makser, Ada Toko Tak Sediakan Tempat Cuci Tangan

Menurutnya, jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 7 orang, orang dalam pemantauan sebanyak 25 orang dan pasien dalam pengawasan sebanyak 2 orang. Semunya sudah selesai pemantauan dan sudah sembuh pula.

Walau demikian, tim.covid-19 Sumba Barat senantiasa meminta agar masyarakat lebih waspada terutama memasuki masa new normal ini. Masyarakat Sumba Barat diharapkan beraktivitas seperti biasa di masa new normal dengan melaksanakan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak Pasalnya masiih ada masyarakat Sumba Barat beranggapan biasa saja di new normal ini. Perlaku biasa dengan mengesampingkan protokol kesehatan mengancam tertular virus corona. Hal itu berdampak buruk pada keselamatannya.

Pasar Rakyat Batu Cermin Kabupaten Mabar Ramai, Banyak Pengunjung Tak Kenakan Masker

Karena itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat beraktivitas biasa di masa new normal dengan mengedepankan pelaksanaan protokol kesehatan. Ia meyakini bila masyarakat sadar melaksanakan protokol kesehatan maka dapat mencegah tertular virus corona.

Diakui sampai saat ini Sumba Barat masih berada dalam zona hijau dan menjadi tanggungjawab bersama menjaganya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved