Satu Keluarga Masuk Islam Setelah Nasib Usahanya Tak Menentu, Kini Mengaku Hidup Lebih Tenang

Seperti dialami keluarga pengusaha ini. Mereka sekeluarga memutuskan masuk islam Tak sedikit kisah spiritual seseorang yang menginspirasi banyak ora

Editor: Alfred Dama
Tribun Sumsel
Satu keluarga di Palembang ini resmi pindah ke Agama Islam dan Menjadi Mualaf. 

Satu Keluarga Masuk Islam Setelah Nasib Usahanya Tak Menentu, Kini Mengaku Hidup Lebih Tenang

POS KUPANG.COM -- Perjuangan dalam hidup tak lepas dari pengalaman pribadi dengan sang pecipta

Sehingga tak sedikit orang yang berpindah keyakinan setelah mengalami berbagai cobaan dalam hidup

Seperti dialami keluarga pengusaha ini. Mereka sekeluarga memutuskan masuk islam  

Tak sedikit kisah spiritual seseorang yang menginspirasi banyak orang.

Banyak juga orang yang ikut kagum ketika mengetahui proses perjalanannya.

Salah satunya seperti kisah keluarga berikut ini.

Pergoki Muda Mudi Mesum di Semak, Ketua RT Gadungan Minta Jatah, Saat Main Disaksikan Pacar Cewek

Rosi Sampai Gebrak Meja , Adu Argumen Panas Rocky Gerung dan Fadjroel, Sebut Selalu Salahkan Jokowi

BIKIN MERINDING Ada Hantu Anak-anak di Rumah Mewah Gading Marten , Sara Wijayanto Tunjuk Tempatnya

Negara-negara Ini Siaga Perang, 1 Kesalahan Bisa Langsung Picu Perang Dunia III, Indonesia Terlibat?

Keluarga pengusaha terpandang ini menjadi sorotan lantaran kisah spiritualnya.

Alami jatuh bangun kehidupan keluarga pengusaha asal Palembang ini putuskan untuk memeluk agama Islam.

Mereka diketahui mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Cheng Ho Jakabaring pada Jumat, (10/05/2019) lalu.

Adalah Ateng alias Suyono, Ong Mei Lu sang istri, dan Lois Fernando sang putra, bergantian mengucap dua kalimat syahadat.

Proses pembacaan dua kalimat syahadat ini dipimpin oleh H Ahmad Affandi selaku ketua pembina iman tauhid Islam (PITI) Sumatera Selatan.

Baca Juga: Dipersunting oleh Konglomerat Mualaf Asal Korea Selatan, Kini Pesinetron Tanah Air Ini Tinggal di Apartemen Mewah, Begini Penampakannya!

Proses sakral tersebut dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru , Gubernur periode 2003-2008 Syahrial Oesman, tokoh masyarakat Kemas H Halim, Ketua MUI Sumsel Aflatun Muchtar, Ustad Sodikun dan lainnya.

"Saya tidak akan banyak bicara, hidayahlah yang memangil saya untuk masuk Islam dan ini sudah pangilan hati. Perasaan hati sejuk dan lebih tenang," ujar Hermanto, pemilik toko Jaya Raya elektronik di kawasan 16 Ilir.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved