Breaking News:

Tiga PMI Sumba Barat Dikarantina Di Wisma Manda Elu

Tiga pekerja migran indonesia ( PMI) Kabupaten Sumba Barat dikarantina di Wisma Manda Elu

Tiga PMI Sumba Barat Dikarantina Di Wisma Manda Elu
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Aktivitas pemeriksaan di posko Covid-19 di km 6 Sumba Barat.Nampak anggota kepolisian mengenakan masker kpd warga yg tdk memakai masker ketika melintas jalan raya depan posko Covid-19 SB

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Wakil sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah kepala badan penangggulangan bencana daerah ( BPBD), Ir.Yanis E.L Chr. Loebaloe mengatakan, tiga pekerja migran indonesia ( PMI) telah tiba di Waikabubak, Sumba Barat, Selasa (10/6/2020) setelah menempuh perjalanan panjang dari negara Malaysia menuju Riau, Sumatera Barat ke Jakarta terus Kupang hingga tiba di Waikabubak,Sumba Barat, Selasa (10/6/2020).

Kini tiga pekerja migran yang adalah satu keluarga terdiri bapa, ibu dan anak itu dikarantina di Wisma Manda Elu Waikabubak,Sumba Barat selama 14 hari ke depan.

Adik Bacok Tangan Kakak Perempuannya Pakai Parang Hingga Patah, Pemicunya Uang Rokok

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ir.Yanis E.L.Chr.Loebaloe melalui telepon selulernya, Kamis (11/6/2020).

Menurutnya, berdasarkan penuturan tiga PMI asal DesaTebara, Kecamatan Kota Waikabubak Sumba Barat, bahwa ketiga PMI itu kembali dari Malaysia melalui Riau, Sumatera Barat. Ketiganya mendapat penanganan tim Covid-19 Riau, Sumatera Barat dan menjalani karantina selama 14 hari.

Diki Raja Bagi Kartu Sikka Sehat di Magepanda

Setelah selesai karantina, tiga PMI tersebut melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Disana ketiga P.MI menjalani karantina lagi selama 8 hari.

Selanjutnya meneruskan perjalanan menuju Kupang, NTT dan kembali menjalani karantina selama 14 hari lamanya. Dan baru tiba di Waikabubak, Sumba Barat, Selasa (10/6/2020).
Sesuai protokol kesehatan bila pelaku perjalanan berasal dari zona merah maka wajib menjalani karantina selama 14 hari.

Karena iitu setelah menjalani serangkaian pemeriksaan tim posko penanganan percepatan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat maka tiga warga asal Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat tersebut harus menjalani karantiina selama 14 hari di wisma Manda Elu.

Hal itu dilakukan demi mencegah penularan virus corona di daerah ini.

Yanis menegaskan demi menjaga Sumba Barat tetap terbebas dari penularan virus corona atau tetap berada dalam zona hijau maka tim Covid-19 Sumba Barat memperketat pengawasan di posko Covid-19 di km 6 ke arah barat dari Kota Waikabubak yang merupakan titik batas wilayah Sumba Barat dengan Sumba Barat Daya dan posko.covid-19 di km 8, titik batas Sumba Barat dengan Sumba Tengah.

Pengawasan ketat akses keluar masuk orang-orang melalui pintu perbatasan itu hanya ingin memastikan keluar masuk orang terpantau baik. Hal itu bertujuan mencegah tertularnya virus corona di wilayah ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved