Tagihan Listrik Melonjak
Soal Tagihan Listrik Melonjak, Fadli Zon Alami yang Sama, Fadjroel Rahman Balas dengan Bukti Ini
Dalam akun twitternya, @fadlizon pada Selasa (9/6/2020), Fadli Zon mengatakan ia mengalami kenaikan listrik sebagaimana yang dialami pelanggan listrik
Mantan Wakil Ketua DPR itu mengaku siap menunjukkan tagihan-tagihan kenaikan listrik di rumahnya.
"Info twit ini salah. Dia tak dtg ke rumah sy di Pd Labu tp ke Cimanggis Depok, Rumah Kreatif sy. Sy tunggu @pln_123 di Benhil segera sekalian mau tanya apa betul pakai buzzer. Nanti sy tunjukkan tagihan2," tulis Fadli, Kamis (11/6/2020).

Tagihan Listrik Naik, PLN Bolehkan Mencicil
PLN menawarkan skema pembayaran lewat cara dicicil bagi Teguh Wuryanto (56).
Diketahui, Teguh adalah pelanggan PLN yang tagihan pemakaian listriknya mencapai Rp 20.158.686.
Nilai tagihan yang diterima Teguh ini disebut naik sebesar 20 kali lipat dari total tagihan yang dibayar di periode sebelum-sebelumnya.
“Karena secara pemakaian sudah betul, ya solusi yang kami tawarkan sama dengan yang lain, artinya cicilan pembayaran,” kata Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Malang Raya, M Eryan Saputra, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/6/2020).
Adapun nilai tagihannya tetap sama, yaitu sesuai dengan invoice nomor 513010180722-0520 senilai Rp 20.158.686.
“Nilai tagihan tetap. Tapi, metode pembayarannya yang dicicil,” jelasnya.
Eryan mengatakan, skema pembayaran itu merupakan hasil kesepakatan antara pihaknya dan pelanggan.
Saat ini, pihaknya masih mensimulasikan besaran cicilan untuk Teguh yang merupakan pemilik bengkel di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
“Pelanggan lagi ke kantor unit kami untuk membuat surat pengakuan hutang atau SPH cicilannya. Jadi, besaran cicilan masih dia ingin simulasi di kantor. Tadi, kami menghitungnya secara kasar, tapi kalau sudah di aplikasi terlihat cicilan per bulannya,” ujar dia.
Tagihan Naik Tajam
Diketahui, tagihan listrik di bengkel milik Teguh Wuryanto (56) menanjak tajam menjadi Rp 20.158.686.
Tagihan itu naik sebesar 20 kali lipat dari total tagihan yang dibayar di periode sebelum-sebelumnya.