Kabar Artis

Intip Warisan Rumah Mewah Didi Kempot The Godfather of Brokenheart yang Belum Diketahui Banyak Orang

Almarhum Didi Kempot, penyanyi campur sari berjuluk "The Godfather of Broken Heart" ini meninggalkan warisan yang luar biasa.

Editor: Bebet I Hidayat
Tankap Layar Youtube Kick Andy
Intip Warisan Rumah Mewah Didi Kempot The Godfather of Brokenheart yang Belum Diketahui Banyak Orang 

4. Minta Jenazah suami dimakamkan di Desa Majasem

Paman Didi Kempot, Sukur (kanan) menunggu kedatangan jenazah keponakannya di Rumah duka, di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020) pagi. (Tribunnews/Muhammad Husein Sanusi)
Paman Didi Kempot, Sukur mengungkapkan alasan kenapa Didi Kempot dimakamkan di Desa Majasem.

Tak lain, karena istri Didi Kempot yang meminta sang suami dimakamkan di Desa Majasem.

"Rumah di Desa Majasem adalah Rumah jujukan (tujuan), ini kan Rumah istrinya," kata Sukur seperti dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (5/5/2020).

Sementara Rumah di Kedunggalar adalah Rumah milik orangtua Didi Kempot.

Diketahui, Didi Kempot memang lahir di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Sukur menjelaskan, di Kedunggalar terdapat makam Mamiek Prakoso yang merupakan pelawak sekaligus kakak Didi Kempot.

"Di Kedunggalar memang ada makam kakaknya Mamiek, tapi kami minta Didi Kempot dimakamkan di sini," ujar Sukur.

5. Pingsan saat pemakaman Didi Kempot

Saputri, istri mendiang Didi Kempot, pingsan ketika pemakaman sang suami di TPI Dukuh Jatiastri, Majasem, Kendal, Ngawi, Selasa (5/5/2020). 
Saputri diketahui pingsan sesaat setelah jenazah Didi Kempot selesai dimakamkan.

Istri pertama The Godfather of Broken Heart itu lantas digotong oleh sejumlah petugas untuk keluar dari area pemakaman.

Selain Saputri, isak tangis juga mengiringi Didi Kempot ke peristirahatan terakhir.
Didi Kempot dimakamkan di TPU Dukuh Jatisari, Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur.

TPU tersebut berjarak 400 meter dari Rumah duka.

Sementara itu suasana pemakaman Didi Kempot tampak ramai akan pelayat.

Bahkan sebagian warga terlihat sampai memanjat pohon untuk melihat prosesi pemakaman.

* Keinginan Terakhir Didi Kempot Disampaikan Kepada Rosiana Silalahi Sebelum Meninggal Dunia, Mulia!

Penyanyi campur sari, Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Selasa (5/5/2020) Kematiannya mengejutkan banyak pihak.

Salah satu orang yang cukup terpukul dengan kematian sang maestro yakni Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi.

Rosiana Silalahi mengaku terpukul dengan kabar meninggalnya Didi Kempot.

Dilansir dari Kompas.com, Rosiana sempat berkomunikasi dengan Didi Kempot sebelum sang maestro campursari itu meninggal dunia.

Komunikasi itu diakui Rosi saat membahas mengenai bantuan dari konser amal yang telah berhasil disalurkan.

"Baru saja semalam kita bicara dan saya dapat pesan dari mas Didi Kempot."

"Dia berterimakasih pada Kompas TV karena konser amal sebesar Rp 7,6 miliar sudah berhasil didistribusikan," kata Rosi.

"Mas Didi Kempot sangat gembira konser amal mencapai Rp 7,6 miliar," tambahnya.

Namun, bak selesai menunaikan tugasnya, Didi Kempot lantas dikabarkan berpulang.

Mengetahui hal itu Rosi pun lantas mengungkapkan rencana terakhirnya yang baru ia bicarakan bersama Didi Kempot tepat sehari sebelum Didi meninggal.

Dikutip dari Tribun Jatim, pelantun lagu 'Cidro' itu mengaku tetap ingin memegang janjinya untuk menghibur masyarakat Indonesia.

Janji tersebut diucapkan oleh Didi Kempot kepada Rosi.

Rosi juga mengatakan bahwa Didi Kempot ingin berdonasi lagi untuk masyarakat Indonesia yang kesusahan.

"Dia itu bilang ke saya, 'ayo mbak Rosi kita bikin donasi lagi'."

"Ada satu janji dari Didi Kempot untuk Indonesia setelah konser musik penggalangan dana itu," ujar Rosi Silalahi sembari terisak.

Tak tanggung-tanggung, Didi Kempot sampai mempercayakan hal itu kepada Rosi dan timnya.

"Secara spesifik kita sudah menyebut nama, (yang terlibat dalam konser).

"Kita sudah bicara tentang nama, waktu itu (penggalangan dana lagi) untuk Covid-19 apakah bulan Juli atau Desember."

"'Kita maturnuwun sama Gusti Allah', begitu ucapnya," lanjutnya.

Rosi mengatakan bahwa Didi Kempot bersyukur atas semua hal yang terjadi dalam hidupnya.

Tak hanya itu, Rossi juga membongkar janji yang ingin dilakukan Didi untuk Indonesia.

"Kita punya satu janji untuk berterima kasih kepada semesta, 'Berterimakasih kita kepada semesta', itulah janjinya untuk Indonesia."

"Satu janji lagi untuk Indonesia, Mas Didi Kempot sangat appreciate ketika menyalurkan dana untuk covid-19," ujar Rosi.

Dalam wawancara tersebut, Rosi juga menyebutkan bahwa Didi adalah sosok yang rendah hati dan percaya dengan orang lain.

Tak hanya itu, Didi juga merupakan sosok yang murah dalam beramal.

"Dia seorang pribadi yang kalau mau beramal ya udah beramal aja, nggak bicara untung dan rugi."

"Dia pergi dengan kebaikan, dia juga pergi di jalan kebaikan," tutup Rosi Silalahi.

* Biodata Didi Kempot

Biodata dan profil lengkap Didi Kempot mulai tanggal lahir, nama istri, agama, orang tua dan saudara kandungnya ada di sini.

Didi Kempot yang memiliki jutaan penggemar Sobat Ambyar meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, pagi ini Selasa 5 Mei 2020 di bulan puasa Ramadhan 2020/1441 H.

Penyebab Didi Kempot meninggal dunia diduga karena serangan jantung.

Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu sempat dibawa ke Rumah sakit tersebut dalam kondisi tak sadar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez.

"Datang dalam kondisi tak sadar. Kita lakukan upaya pertolongan semaksimal mungkin tapi akhirnya meninggal," ujar dia.

"Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar dia.

Sementara itu, kakak kandung Didi Kempot, Lilik, mengatakan dalam wawancara Kompas TV, adiknya semalam mengeluhkan sakit, terasa panas.

"Semalam sedang mendengarkan lagu, terus bilang, ini kok panas. Nunggu di hotel dulu. Setelah satu jam, pulang, ke dokter dulu," kata Lilik menceritakan saat-saat terakhir bersama adiknya.

Menurut Lilik, Didi Kempot tidak pernah mengeluh sakit sama sekali.

Penyanyi legendaris itu juga tidak tercatat memiliki riwayat penyakit berat.

Lilik mengatakan, Didi Kempot meninggal pukul 7.30 WIB di usia 53 tahun.

Hingga saat ini almarhum masih di ruang jenazah.

Sejauh ini, penyebab kematian Lord Didi diduga karena serangan jantung.

Hingga saat ini, kabar tersebut masih dikonfirmasi.

Untuk diketahui, beberapa serangan jantung ada yang muncul dengan sangat cepat dan intens.

Dalam pemberitaan Kompas.com Sains edisi Rabu (20/11/2019), Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA FSCAI, FAPSIC dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) dan Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) mengatakan, serangan jantung yang terjadi mendadak biasanya terjadi dalam waktu sangat singkat dan sulit tertolong.

Sebagian kecil kasus kematian jantung mendadak tidak memiliki gejala apa pun.

"Pada umumnya, kasus kematian jantung mendadak disebabkan oleh gangguan irama jantung yang mendadak konslet," imbuh dia.

Irama jantung mendadak konslet maksudnya detak jantung seseorang tiba-tiba sangat cepat, yakni bisa berdetak 150 sampai 200 kali per menit.

Padahal normalnya, jantung kita berdetak 60 sampai 80 kali per menit.

"Terlalu cepat sehingga jantung tidak memompa dengan efektif. Saat denyut jantung berdetak cepat sekali, itu membuat darah yang dikeluarkan tidak banyak," kata Antonia.

"Karena kan jantung harus isi darah, buang, isi, buang. Nah, kalau denyutnya sangat cepat, dia (jantung) tidak sempat mengisi (darah), jadi enggak ada yang dibuang," imbuhnya.

Hal ini seperti denyut terus berkepak, tetapi tidak dapat mengisi dan menyalurkan darah ke seluruh organ tubuh, tak terkecuali otak.

Antonia menjelaskan, ketika otak tidak mendapat darah dalam waktu empat menit, maka seseorang akan langsung tidak sadarkan diri.

"Tidak sadar dan tidak ditolong dengan cepat, namanya sudah mati batang otaknya," ungkap Antonia.

Biodata lengkap 

Didi Kempot
ꦣꦶꦣꦶꦏꦺꦩ꧀ꦥꦺꦴꦠ꧀

Nama lahir: 
Dionisius Prasetyo

Nama lain: 
Didi Prasetyo, Pakdhe Didi, Lord Didi

Agama:
Islam

Lahir: 
31 Desember 1966
Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Meninggal:
5 Mei 2020 (umur 53)
Rumah Sakit Kasih Ibu,
Solo, Jawa Tengah.

Istri:
Yan Vellia (k. 1997)

Saudara: 
Mamiek Prakoso (kakak)

Orang tua
Ranto Edi Gudel (ayah)
Umiyati Siti Nurjanah (ibu)

Asal Nama Kempot

Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia. Berita duka itu mengejutkan publik terutama para penggemar pria dengan julukan The Godfather of Broken Heart itu. 

Terang saja berbagai informasi tentang Didi Kempot mulai diburu penggemar. Termasuk misteri nama Kempot yang melekat di belakang nama pria pemilik nama asli Dionisius Prasetyo tersebut. 

Dikutip dari tribunnews.com, Didi Kempot terlahir dengan nama Dionisius atau Didi Prasetyo. Namun nama itu tak pernah terekspose ke publik. 

Publik hanya mengetahui nama panggungnya Didi Kempot.

Lalau dari mana asal-usul nama Kempot yang melekat dengan nama sang maestro?

Setelah ditelusuri, Kempot adalah singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar yang merupakan sejarah awal Didi Kempot memulai kariernya di Jakarta sebagai seorang pengamen jalanan. 

Penyanyi yang mendapat julukan Godfather of Broken Heart tersebut meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020).

Didi Kempot meninggal dunia pada 07.30 WIB.

Kakak kandung Didi Kempot, Lilik mengonfirmasi hal tersebut.

Lilik menyebut, Didi Kempot tak menderita penyakit apa pun.

Pria bernama asli Didi Prasetyo ini meninggal secara mendadak.

Nah, untuk mengenal lebih dekat soal sosok The Godfather of Broken Heart ini, ada baiknya kamu simak ulasan Tribunstyle di bawah ini.

Berikut 5 fakta soal sosok Didi Kempot!

1. Mengawali Karier Sebagai Pengamen

Didi Kempot bukanlah penyanyi yang langsung muncul sebagai artis rekaman terkenal.

Dirinya mengawali perjuangan sebagai musisi jalanan atau pengamen.

Sekitar tahun 1984, Didi mulai menekuni profesi tersebut di Solo.

Dua tahun berselang, Didi dan teman-temannya mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta.

Pada zaman tersebut, para musisi jalanan berlomba-lomba untuk masuk dapur rekaman dengan cara merekam lagu sendiri lalu menawarkan langsung ke produser.

Jika memang berbakat, para produser biasanya tak ragu untuk mengajak musisi jalanan rekaman dan berkarier di industri musik.

Beruntung, salah satu produser tertarik dengan suara Didi Kempot dan mengajaknya masuk ke dapur rekaman.

2. Tak Tamat SMA

Didi juga diketahui tidak menamatkan bangku sekolahnya.

Saat masih duduk di tingkat SMA, Didi memutuskan untuk tak melanjutkannya.

Usut punya usut, dia terpengaruh dengan perkataan sang ayah yang menyebutkan bahwa menjadi seniman itu tidak perlu sekolah tinggi karena yang terpenting adalah praktek.

3. Duta Kereta Api

Single Stasiun Balapan merupakan salah satu lagu paling populer milik Didi Kempot.

Nama Didi Kempot pun semakin dikenal masyarakat berkat lagu tersebut.

Stasiun Balapan merupakan album perdana Didi Kempot.

Ia merekam lagu tersebut pada 1998, kemudian albumnya berhasil diluncurkan satu tahun setelahnya.

Bahkan, berkat lagi tersebut dirinya dinobatkan sebagai Duta Kereta Api.

4. Cerita di Balik Lagu Stasiun Balapan

Tembang Stasiun Balapan menceritakan sebuah stasiun di Solo.

Lagu tersebut Didi ciptakan saat dia masih mengamen di sana.

Didi terinspirasi dari para penumpang di stasiun tersebut.

Dirinya pun berhasil membuat lirik dengan beberapa sindiran pada para penumpang kereta di Stasiun Balapan.

5. Sejarah Nama Kempot

Terlahir dengan nama Didi Prasetyo, banyak orang awam yang bertanya-tanya tentang nama Kempot di belakangnya.

Setelah ditelusuri, Kempot adalah singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar.

* Dokumen Ini Ungkap Agama & Keyakinan Didi Kempot, Teman Dekat Dionisius Prasetyo Meradang 

Selembar dokumen kependudukan menjawab semua pertanyaan tidak penting tentang Agama Didi Kempot.

Tidak hanya itu, sahabat Didi Kempot Fotografer Blontank Poer juga ikut geram sekaligus memberikan jawaban ketika menerima banyak telepon mempertanyakan apa agama Didi Kempot sesungguhnya. Sang sahabat membeberkan bukti-bukti tak terbantahkan ini. 

Seperti diketahui, penyanyi campursari Didi Kempot telah meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pagi.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Kasih Ibu, Surakarta.

Siangnya, jenazah langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Majasem, Ngawi.

Pada suasana duka itu, masih saja ada beberapa warganet yang kepo mengenai agama Didi Kempot.

Banyak yang tak percaya bahwa pelantun tembang 'Cidro' itu adalah seorang muslim.

Obrolan tak penting itu disinyalir lantaran nama asli mendiang, yakni Dionisius Prasetyo.

Hal ini membuat sahabat Didi Kempot yang akrab disapa Blontank Poer merasa risih. 

Ia pun buka suara demi meluruskan dugaan-dugaan miring soal almarhum sahabatnya.

Blontank mengunggah tulisan melalui Facebook terkait dengan hal tersebut.

"Kalau Mas Didi Kempot bukan seorang muslim, yang jenazahnya disucikan, dikafani dan disholatkan, mana mungkin penggemar Mas Didi berani memimpin doa tahlil di pusaranya?" tulis Blontank.

Sahabat Didi Kempot itu menegaskan bahwa almarhum adalah seorang muslim.

Ia juga membagikan video yang prosesi pembacaan doa tahlil di depan pusara mendiang Didi Kempot.

"Sungguh menyedihkan dapat telepon banyak orang menanyakan agama almarhum.

jahil amat orang mengulik keyakinan seseorang. wong mendoakan kebaikan bagi orang tidak beragama sekalipun tidak dilarang, kok," sambungnya.

Blontank menyayangkan, kenapa masih saja banyak orang mengulik keyakinan seseorang bahkan terhadap orang yang telah meninggal.

"Saya sungguh tidak paham dengan cara beragama orang-orang yang sok alim itu, bahkan menyebar jenazah Mas Didi pakai jas," imbuh Blontank Poer.

Tak sampai di situ, Blontank juga mengunggah foto KTP Didi Kempot untuk meyakinkan warganet.

Pada KTP yang diunggahnya, tertulis nama Didik Prasetyo dan jelas agama yang ia peluk adalah Islam.

"Semoga orang-orang seperti itu segera mendapat hidayah, sehingga hidupnya manfaat bagi orang banyak. belum tentu mereka lebih baik amalnya dibanding almarhum. Maaf, agak ngegas!" tutupnya.

Pengakuan Ketua RT

Sementara itu, Ketua RT tempat Didi Kempot tinggal bersama istrinya, Yan Vellia, mengatakan baru mengetahui soal nama Dionisius.

Ari Wibowo, Ketua RT tersebut, mengaku baru pertama mengetahui nama tersebut dari karangan bunga yang berada di Rumah duka.

"Saya baru tau soal nama Dionisius itu, baru tadi di salah satu karangan bunga tertulis nama itu," kata Bowo, sapaan akrabnya, sebagaimana dikutip dari TribunSolo, Selasa (5/5/2020).

Bowo mengatakan, Didi Kempot sudah sejak lama mendiami kediamannya yang hanya berjarak ratusan meter dengan kediaman Presiden Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

"Beliau di sini sejak saya masih belum Ketua RT, kira-kira 10 tahun lebih," terangnya.

 Saat pertama kali datang, kata Bowo, nama yang tertulis di KK adalah Didi Prasetyo, agamanya pun Islam. 

* Keinginan Terakhir Didi Kempot Disampaikan Kepada Rosiana Silalahi Sebelum Meninggal Dunia, Mulia!

Penyanyi campur sari, Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Selasa (5/5/2020) Kematiannya mengejutkan banyak pihak.

Salah satu orang yang cukup terpukul dengan kematian sang maestro yakni Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi.

Rosiana Silalahi mengaku terpukul dengan kabar meninggalnya Didi Kempot.

Dilansir dari Kompas.com, Rosiana sempat berkomunikasi dengan Didi Kempot sebelum sang maestro campursari itu meninggal dunia.

Komunikasi itu diakui Rosi saat membahas mengenai bantuan dari konser amal yang telah berhasil disalurkan.

"Baru saja semalam kita bicara dan saya dapat pesan dari mas Didi Kempot."

"Dia berterimakasih pada Kompas TV karena konser amal sebesar Rp 7,6 miliar sudah berhasil didistribusikan," kata Rosi.

"Mas Didi Kempot sangat gembira konser amal mencapai Rp 7,6 miliar," tambahnya.

Namun, bak selesai menunaikan tugasnya, Didi Kempot lantas dikabarkan berpulang.

Mengetahui hal itu Rosi pun lantas mengungkapkan rencana terakhirnya yang baru ia bicarakan bersama Didi Kempot tepat sehari sebelum Didi meninggal.

Dikutip dari Tribun Jatim, pelantun lagu 'Cidro' itu mengaku tetap ingin memegang janjinya untuk menghibur masyarakat Indonesia.

Janji tersebut diucapkan oleh Didi Kempot kepada Rosi.

Rosi juga mengatakan bahwa Didi Kempot ingin berdonasi lagi untuk masyarakat Indonesia yang kesusahan.

"Dia itu bilang ke saya, 'ayo mbak Rosi kita bikin donasi lagi'."

"Ada satu janji dari Didi Kempot untuk Indonesia setelah konser musik penggalangan dana itu," ujar Rosi Silalahi sembari terisak.

Tak tanggung-tanggung, Didi Kempot sampai mempercayakan hal itu kepada Rosi dan timnya.

"Secara spesifik kita sudah menyebut nama, (yang terlibat dalam konser).

"Kita sudah bicara tentang nama, waktu itu (penggalangan dana lagi) untuk Covid-19 apakah bulan Juli atau Desember."

"'Kita maturnuwun sama Gusti Allah', begitu ucapnya," lanjutnya.

Rosi mengatakan bahwa Didi Kempot bersyukur atas semua hal yang terjadi dalam hidupnya.

Tak hanya itu, Rossi juga membongkar janji yang ingin dilakukan Didi untuk Indonesia.

"Kita punya satu janji untuk berterima kasih kepada semesta, 'Berterimakasih kita kepada semesta', itulah janjinya untuk Indonesia."

"Satu janji lagi untuk Indonesia, Mas Didi Kempot sangat appreciate ketika menyalurkan dana untuk covid-19," ujar Rosi.

Dalam wawancara tersebut, Rosi juga menyebutkan bahwa Didi adalah sosok yang rendah hati dan percaya dengan orang lain.

Tak hanya itu, Didi juga merupakan sosok yang murah dalam beramal.

"Dia seorang pribadi yang kalau mau beramal ya udah beramal aja, nggak bicara untung dan rugi."

"Dia pergi dengan kebaikan, dia juga pergi di jalan kebaikan," tutup Rosi Silalahi. 

* Asal usul Saputri Istri Pertama Didi Kempot, Bandingkan dengan Yan Vellia yang Penyanyi Dangdut

Inilah asal usul atau latar belakang dari istri pertama Didi Kempot, Saputri, yang berbeda dengan dari mana istri kedua almarhum, Yan Vellia.

Latar belakang sosok Saputri istri pertama Didi Kempot berbeda dengan Yan Vellia istri kedua Didi Kempot yang berprofesi sebaga biduan dangdut. 

Potret Saputri istri pertama didi kempot sendiri pertama kali terlihat saat pemakaman The Godfather of Broken Heart. 

Latar belakang Saputri pun dibongkar sendiri oleh Lilik Subagyo yakni kakak Didi Kempot.

Ada sosok yang histeris di pemakaman Didi Kempot, ialah Saputri istri Didi Kempot yang lunglai di pemakaman.

Saputri istri pertama Didi Kempot berbeda dengan sosok Yan Vellia istri kedua yang tinggal di Solo, Jawa Tengah.

Berikut momen yang sempat terabadikan dalam pemakaman Didi Kempot.

Saputri selaku istri Didi Kempot lunglai ketika mengantar jenazah suaminya.

Memakai hijab hijau army, Saputri histeris ketika jenazah Didi Kempot tiba di Dusun Punthuk Pelem RT 04/RW 05, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur.

Didi Kempot dimakamkan di Ngawi, Selasa (5/5/2020), sekitar pukul 15.00 WIB.

Gurat kesedihan terlihat jelas di wajah Saputri.

Suasana makin pilu ketika jenazah sang maestro campursari mulai diturunkan ke liang lahat.

Saputri tampak lemas tak berhenti menangis.

Sosok Saputri di mata sang kakak Didi Kempot juga begitu terkenang.

Misalnya seperti pernyataan Lilik Subagyo tentang Didi Kempot meninggalkan 1 istri dan anak bernama Siola Putri Reginaresi.

Soal kabar bila Didi Kempot punya pendamping hidup di Solo bernama Yan Vellia, Lilik Subagyo tak berkomentar.

"Setahu saya istri Didi kempot hanya Saputri ini," kata Lilik Subagyo dikutip dari Tribun Solo dalam berita berjudul, "Potret Kesedihan Istri Didi Kempot, Sempat Pingsan Saat Jenazah Datang, Tangis Pecah di Pemakaman".

Asal-usul Saputri juga coba dikuak kerabat.

Kerabat menyebut, bersama Didi Kempot, Saputri dikaruniai 3 putra, tapi 2 di antaranya meninggal dunia saat kecil.

"Mereka menikah tahun 90-an, saya tidak tahu tanggal pastinya," ujar seorang kerabat.

Yan Vellia, Penyanyi Dangdut

Melansir dari Tribunnews.com, Didi Kempot punya istri di Solo bernama Yan Vellia.

Ia lahir di Semarang dan mengawali kariernya di ranah tarik suara pada era 80-an.

Dirinya sempat bergabung dengan grup Orkes Dangdut Ervana 89 yang merupakan orkes dangdut cukup ternama di Solo.

Beberapa karyanya dalam tarik suara juga diunggahnya melalui akun YouTube pribadinya.

Selain menjadi penyanyi solo, Yan Vellia juga kerap menjadi teman duet sepanggung sang suami.

Keduanya sering menyanyikan tembang-tembang lawas.

Bahkan sebelumnya mereka juga pernah tercatat mengeluarkan lagu duet yang tak asing lagi.

Beberapa tembang tersebut seperti 'Modal Dengkul' dan 'Perawan Kalimantan'.

Tak banyak yang tahu jika Didi Kempot dan Yan Vellia memiliki perbedaan usia yang terpaut jauh.

Didi Kempot lahir pada 31 Desember 1966.

Sedangkan Yan Vellia lahir pada 28 November 1981.

Berikut potret istri Didi Kempot yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber.

1. Jadi Penyanyi Sejak tahun 1980-an

Yan Vellia diketahui menjadi penyanyi dangdut sejak tahun 1980-an.

Memiliki nama lengkap Yan Vellia Prasetya, istri Didi Kempot ini berasal dari Semarang.

Dirinya kerap dipanggil dengan nama Yan oleh kerabatnya.

Yan mengawali dunia tarik suara dangdut pada era 80-an.

Dirinya sempat bergabung dengan grup Orkes Dangdut Ervana 89 yang merupakan orkes dangdut cukup ternama di Solo.

Karya-karyanya dalam tarik suara tersebut juga diunggahnya melalui akun YouTube pribadinya.

2. Menjadi Pasangan Duet Didi Kempot

Dalam karirnya sebagai penyanyi, Yan Vellia juga menjadi pasangan duet Didi Kempot saat berada di atas panggung.

Selain bersolo karier, Yan Vellia juga menjadi teman dan lawan duet suami tercintanya.

Keduanya sering menyanyikan tembang-tembang lawas.

Bahkan sebelumnya mereka juga pernah tercatat mengeluarkan lagu duet yang tak asing lagi.

Beberapa tembang tersebut seperti Modal Dengkul dan Perawan Kalimantan.

3. Disebut Orang Asia Timur

Selain berparas cantik, Yan Vellia juga sering disebut mirip orang Asia Timur karena wajahnya yang oriental.

Meski lahir di Semarang dan memiliki darah Indonesia asli, Yan Vellia sering disebut mirip dengan artis Mandarin.

Bentuk wajahnya yang terkesan oriental membuatnya sering disangka bukanlah orang Indonesia.

Apalagi kulit Yan begitu putih bersih dengan mata yang sedikit berbeda dari masyarakat Indonesia umumnya.

4. Beda Usia 15 Tahun dengan Didi Kempot

Diketahui Yan Vellia dan Didi Kempot terpaut jarak usia selama 15 tahun.

Meski hubungan keduanya awet, namun tak banyak yang tahu jika Didi Kempot dan Yan Vellia memiliki perbedaan usia yang terpaut jauh.

Saat ini, pria kelahiran Surakarta 31 Desember 1966 itu telah berusia 52 tahun.

Sedangkan istrinya merupakan wanita kelahiran Semarang 28 November 1981.

Sumber: Nakita.Grid.ID

 
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved