Teks Ibadat Sabda Hari Raya Pentakosta di Rumah Minggu 31 Mei 2020
Besok Minggu 31 Mei 2020 umat kristiani sedunia merayakan hari raya Pentakosta, yakni hari raya turunnya Roh Kudus.
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
02. KATA PEMBUKA
P : Hari ini kita Gereja merayakan peristiwa Pentakosta,
yaitu turunnya Roh Kudus atas para rasul, yang
menandai berakhirnya Masa Paskah. Gereja
merayakannya setelah 50 hari kebangkitan Yesus.
Peristiwa ini mengingatkan kita akan janji Yesus
bahwa kita tidak akan ditinggalkan sendirian. Roh
Kudus atau Sang Penolong akan selalu menemani
kita dengan ketujuh karunia-Nya; yaitu karunia takut
akan Tuhan, karunia kebijaksanaan, karunia hidup
saleh, karunia keteguhan hati, karunia untuk saling
mengerti, karunia pengetahuan dan karunia
nasehat.
Bacaan-bacaan yang akan kita dengarkan berbicara
tentang Roh Kudus yang turun ke atas para rasul.
Yesus sendiri sesudah kebangkitan-Nya menghembuskan para rasul dengan Roh Kudus.
Roh Kudus yang sama memampukan kita di saat ini untuk saling
memberikan kesaksian sesuai dengan karunia kita
masing-masing.
Mari kita mempersiapkan hati kita untuk perayaan
agung ini. Kita juga mendoakan penanganan
terhadap wabah virus corona dan juga penyakitpenyakit lainnya. Semoga kita bisa bahu membahu
menolong penanganan virus ini.
[hening sejenak]
03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN
P : Marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah
berdosa, supaya kita siap mendengarkan Sabda
Allah, Terang dan Pedoman hidup kita.
U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan
kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa,
dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan
dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya
sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon
kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat
dan orang kudus dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P : Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita,
mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke
hidup yang kekal.
U : Amin.
04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN
05. DOA PEMBUKA
P : Marilah kita berdoa,
[hening sejenak]
Ya Allah, dengan perayaan meriah hari ini, Engkau
menguduskan seluruh Gereja, di setiap suku dan
bangsa. Curahkanlah karunia-karunia Roh Kudus ke
atas seluruh muka bumi. Semoga kami semua
diteguhkan untuk memberitakan Injil dengan
perkataan dan perbuatan kami.
Demi Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami,
yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Bapa,
dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang
segala masa.
U : Amin.
06. AJAKAN MENDENGARKAN SABDA TUHAN
P : Marilah kita membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan dan menerimanya agar Sabda
Tuhan menjadi pelita iman kita dan tongkat
penuntun jalan hidup kita.
[Sebaiknya bacaan dibacakan dari Alkitab]
07. BACAAN PERTAMA (Kis. 2:1-11)
L : Bacaan dari Kisah Para Rasul.
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya
berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari
langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang
memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti
nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka
masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh
Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam
bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh
itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi
yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong
langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang
banyak. Mereka bingung karena mereka masingmasing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata
dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua
tercengang-cengang dan heran, lalu berkata:
"Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu
orang Galilea?
Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar
mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri,
yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita
orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia,
Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan
Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang
berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang
dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut
agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita
mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita
sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang
dilakukan Allah."
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
08. MENYANYIKAN LAGU [Madah Bakti no. 450]
[Refreinnya bisa dinyanyikan dan solonya bisa didaraskan saja]
Refr. Utuslah Roh-Mu ya Tuhan,
dan jadi baru seluruh muka bumi.
Solo [Mzm. 104]:
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar!
Betapa banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan,
semuanya Kaujadikan dengan kebijaksanaan,
bumi penuh dengan ciptaan-Mu. [Refr.]
2. Biarlah kemuliaan Tuhan
tetap untuk selama-lamanya.
Biarlah Tuhan bersukacita
karena perbuatan-perbuatan-Nya!
Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya!
Aku hendak bersukacita karena Tuhan. [Refr.]
3. Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu,
mereka terkejut.
Apabila Engkau mengambil roh mereka,
mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.
Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta,
dan Engkau membaharui muka bumi. [Refr.]
09. BACAAN KEDUA (1 Kor. 12:3b-7,12-13)
L : Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada
jemaat di Korintus.
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak
ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah,
dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada
seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah
Tuhan", selain oleh Roh Kudus.
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada
rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada
berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah
satu yang mengerjakan semuanya dalam semua
orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan
penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggotaanggotanya banyak, dan segala anggota itu,
sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian
pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik
orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak,
maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu
tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Demikianlah Sabda Tuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/merpati-lambang-roh-kudus_01.jpg)