Mentan: NTT Lumbung Pertanian

Menteri Pertanian ( Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berjanji mem-back up penuh pertanian NTT

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam kunjungan kerja di Kupang pada Jumat (29/5). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Menteri Pertanian ( Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berjanji mem-back up penuh pertanian NTT. SYL mengerahkan seluruh kekuatan di Kementerian Pertanian untuk membantu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menjadikan NTT lumbung komoditas pertanian.

SYL menyampaikan hal ini setelah memantau Toko Tani milik Pemprov NTT di Kota Kupang, Jumat (29/5) pagi. Toko Tani terletak di depan Kantor Dinas Perindustrian Provinsi NTT.

Warga NTT Sudah Mulai Donasi

SYL didampingi Gubernur Viktor, Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin dan Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Syaiful Rahman. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini menegaskan bahwa Kementerian Pertanian menjadi supporting sistem pengembangan pertanian NTT. "Kementerian pertanian akan mem-back up NTT secara maksimal," tandasnya.

Menurut SYL, NTT memiliki kekuatan besar untuk menjadi lumbung komoditas nasional. Ia meyakini dapat terwujud dengan semangat yang dimiliki masyarakat bersama pemerintah daerah di bawah komando Gubernur Viktor.

Istilah Jokowi, Berdampingan dengan Covid-19

"Saya kira ini menjadi energi yang sangat besar, menjadi kekuatan untuk menjadikan NTT lumbung komoditas tertentu," katanya.

"Pak Gubernur sangat serius untuk melihat pertaniannya maju. Oleh karena itu Kementerian Pertanian harus menjadi supporting sistem yang kuat," tambah SYL.

Kementerian Pertanian, kata SYL, dengan riset dan pembibitan yang memadai akan mendukung pemerintah daerah untuk menjadikan NTT sebagai provinsi yang berhasil di bidang pertanian.

"Beliau (Gubernur Viktor), mau melihat tanah yang tandus itu berhasil dan kita punya riset yang cukup dan kita punya bibit yang cukup. Kita nem-back up Pak Gubernur," janjinya.

Mengenai Toko Tani milik Pemprov NTT, SYL mengatakan Toko Tani dapat menjadi bagian untuk menstabilisasi harga bahan pertanian dan produk pertanian masyarakat. Selain membawa hasil panen ke pasar, masyarakat juga dapat melakukan komunikasi untuk menyalurkan produk pertanian melalui Toko Tani milik Pemprov NTT.

"Toko Tani adalah bagian dari stabiliser harga untuk menstabilkan harga. Panen yang ada, komoditas yang dihasilkan kelompok tani memiliki titik tertentu, selain ke pasar juga bisa melakukan komunikasi ke tempat ini," ujar SYL. (hh)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved