Ima Hotel Kupang Siap Menyambut New Normal

HRD Ima Hotel Kupang, Maximus Min menyampaikan, pihaknya siap menyambut new normal

Ima Hotel Kupang Siap Menyambut New Normal
POS-KUPANG.COM/ELLA UZU RASI
HRD Ima Hotel Kupang, Maximus Min

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Terkait kesiapan hotel menyambut new normal era, dengan dibuka kembali destinasi wisata di NTT, HRD Ima Hotel Kupang, Maximus Min menyampaikan, pihak hotel sudah siap.

"Hotel sudah siap karena dari instansi terkait khususnya dari dinas pariwisata juga sudah menyampaikan surat pemberitahuan" katanya pada Jumat (29/05/2020).

"Dengan terlaksananya new normal, kita, pihak hotel menyiapkan segala sesuatunya yang sesuai dengan standar protokoler Covid-19 seperti siapkan air dan sabun untuk cuci tangan, hand sanitizer di luar dan di dalam area hotel" sambungnya.

Balon Bupati Manggarai Deno Kamelus Setuju Saja Wacana Mendagri Kampanye Melalui Sosmed

Maximus mengatakan, selama ini proses yang berjalan di Ima Hotel sudah sesuai standar protokol Covid-19. Semua karyawan harus menggunakan masker kemudian disarankan agar tamu harus menggunakan masker. Setiap tamu yang masuk juga diukur suhu tubuhnya dengan thermal gun.

"Dari pihak hotel sudah menyiapkan segala sesuatunya karena memang selama ini hotel di Kupang ya cuma begini saja malah ada yang sampai sekarang belum buka" paparnya.

Cegah Covid-19, BP Jamsostek Berikan Bantuan Masker kepada Tenaga Kerja

"Dengan adanya pemberitahuan itu (obyek wisata akan dibuka kembali) kita sangat senang untuk bisa beraktivitas kembali seperti sebelumnya walalupun untuk mengembalikan keadaan seperti sebelumnya ya susah karena memang sekarang sudah berubah" tambahnya.

Ia mengatakan, soal kesiapan pihak hotel tidak ada masalah, tentu harus mematuhi imbauan pemerintah. Disamping itu ada juga surat - surat pemberitahuan secara tertulis untuk menyampaikan hal - hal sehubungan dengan pembukaan kembali destinasi wisata tanggal 15 Juni mendatang.

Terkait karyawan Maximus mengungkapkan, pihak hotel tidak merumahkan karyawan.

"Hanya sesuai dengan kondisi sekarang kita kerjanya bergiliran, kerjanya ahift per 2 minggu" ujarnya.

"Sambil kita mengevaluasi bagaimana keadaan kedepannya apakah ada perubahan atau tidak untuk nantinya menentukan langkah selanjutnya" lanjutnya.

Jam kerjapun disesuaikan karena memang tak ada tamu yang berkunjung. Meski demikian, menurut Maximus, hotel harus tetap dirawat dan tetap dibersihkan.

Ia juga mengungkapkan, kerugian yang dialami akibat wabah ini cukup besar. "Kita belum bisa menghitung kerugian seberapa besar karena bagaimanapun hotel ini membutuhkan perawatan, biaya operasional apalagi kalau karyawan tidak dirumahkan bayarnya setengah kemudian harus bayar listrik dan lain sebagainya" kata Maximus.

Ia berharap keadaan kembali normal sehingga para karyawan bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.

"Harapannya seperti itu karena kita mau karyawan beraktivitas kembali seperti biasanya" ujarnya.

"Besar harapan kita supaya aktivitas hotel bisa berjalan normal seperti sebelumnya walaupun banyak perubahan - perubahan terutama yang berhubungan dengan pelayanan kepada tamu begitu mereka tiba" tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved