Minggu, 10 Mei 2026

3 Cara Mengatasi Kesepian dan Pahami Juga Efeknya, Yuk Kepoin !

kondisi tersebut bisa memberi dorongan energi untuk melakukan pekerjaan yang menegangkan atau melarikan diri dari bahaya.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso

3 Cara Mengatasi Kesepian dan Pahami Juga Efeknya, Yuk Kepoin !

POS-KUPANG.COM--3 Cara Mengatasi Kesepian, Yuk Kepoin !

Bahaya Dampak Hidup Sendiri dan Kesepian, Hasil Penelitian Faktor Penyebab Kematian Dinimatian 

Mulai sekarang hindari sepi-sepian sendiri apalagi saat banyak masalah.

Hasil penelitian menyenyebutkan dampak dari kesepian ini sangat besar, bisa menyebabkan kematian.

Biasanya orang-orang yang memiliki banyak masalah rentan akan hal ini, mereka tertutup dengan apa yang dihadapinya.

Kini kehidupan baru akan dimulai, masyarakat diminta untuk berdamai dengan virus corona atau covid 19.

Sehingga segala kemungkinan bisa saja terjadi dan disarankan untuk masyarakat bersiap.

Melansir Huffington Post seperti ditulis Kompas.com, riset dalam Perspectives in Psychological Science membuktikan kesepian bisa meningkatkan risiko kematian, terutama untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun.

Temuan tersebut didapatkan setelah peneliti menganalisis 70 publikasi ilmiah yang melibatkan lebih dari 3 juta orang.

Dalam riset tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa kesepian, isolasi sosial dan hidup sendiri adalah faktor penyebab kematian dini.

Tak berbeda jauh dengan temuan tersebut, riset yang dilakukan ilmuwan dari University of Helsinki, Christian Hakulinen, membuktikan kesepian bisa meningkatkan risiko kematian dini hingga 50 persen.

Bahkan, dampak kesepian dinilai peneliti sama mematikannya dengan merokok 15 batang per hari.

Efek kesepian 

Kesepian bisa menjadi faktor kematian dini karena dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh.

Akibatnya, menjadi rentan mengalami berbagai penyakit kronis.

Selain itu, kesepian juga bisa memicu stres yang memicu hormon adrenalin.

Hal ini turut meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

Saat stres, hormon kortisol juga meningkat yang membuat tubuh berada dalam mode "fight or flight".

Sebenarnya, kondisi tersebut bisa memberi dorongan energi untuk melakukan pekerjaan yang menegangkan atau melarikan diri dari bahaya.

Namun jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, hal ini bisa menganggu fungsi tubuh dan membuat rentang mengalami gangguan pencernaan, kenaikan berat badan, bahkan penyakit jantung.

Pakar pengobatan klinis Dr. Daniel Atkinson juga mengatakan, stres berkepanjangan bisa memicu hipertensi.

Jika tak segera ditangani, menjadi rentan mengalami serangan jantung dan stroke.

Padahal, penyakit jantung atau kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian utama di usia muda.

Selain menyebabkan masalah pada kesehatan fisik, kesepian juga bisa membuat kita rentan mengalami depresi yang memicu keinginan bunuh diri.

Cara mengatasi kesepian

Kabar baiknya, kesepian bisa diatasi hanya dengan melakukan sedikit perubahan dalam hidup.

Melansir Very Well Mind, berikut cara untuk mengatasi kesepian :

1. Bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan hobi.

Hal ini akan akan membuka peluang kita untuk bertemu orang baru, memupuk persahabatan baru serta interaksi sosial.

Kadinkes Manggarai Pantau Posko Perbatasan Manggarai-Mabar di Weri Pateng

Potret Mertua Hotman Paris yang Sederhana Jadi Sorotan, Beda Jauh dengan Penampilan Sang Pengacara

Tetap Waspada, Belu Belum Bebas dari PDP, OTG dan ODP

2. Fokus pada pengembangan hubungan yang berkualitas.

Carilah orang-orang yang memiliki sikap, minat, dan nilai yang sama dengan diri kita.

3. Pahami bahwa rasa sepi adalah pertanda ada sesuatu yang perlu diubah. (*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Bahaya Dampak Hidup Sendiri dan Kesepian, Hasil Penelitian Faktor Penyebab Kematian Dini, https://bangka.tribunnews.com/2020/05/29/bahaya-dampak-hidup-sendiri-dan-kesepian-hasil-penelitian-faktor-penyebab-kematian-dini?page=all.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved