Gadis Rambut Panjang Ditebas Ayah Saat Tidur Lelap, Pembunuhan Demi Kehormatan, SEDIH

Pembunuhan Romina memicu kemarahan di Iran ketika pertama kali dilaporkan minggu ini - termasuk oleh Iran International TV - dan telah menyebabkan ser

Editor: Ferry Ndoen
Masih Alinejad/twitter/dailymail
Romina Ashrafi (13) tewas setelah lehernya digorok oleh ayah kandungnya sendiri dengan alasan 'demi kehormatan'. 

POS KUPANG.COM--PEMBUNUHAN Sadis, Gadis Rambut Panjang Digorok Ayah Saat Tidur Lelap dengan Alasan Demi Kehormatan

* Gadis Iran tewas dipenggal ayah kandung

* Ayah bunuh anak di Iran dengan alasan demi kehormatan

* Romina Ashrafi (13) pergi dengan kekasihnya Bahamn Khavari (34) dan berencana menikah 

- Sebuas-buasnya harimau , tak akan memangsa anaknya sendiri.

Peribahasa itu untuk menggambarkan betapa orangtua tidak akan tega melukai atau membunuh anaknya sendiri meski orangtua tersebut berperilaku kejam.

Tetapi, kasus yang ini benar-benar nyata.

Seorang gadis berusia 13 tahun tewas di tangan ayah kandung sendiri.

Tragisnya, gadis bernama Romina Ashrafi ini tewas dalam kondisi mengenaskan, lehernya nyaris putus ditebas sabit.

Ayah penggal leher anak kandung, Romina Ashrafi,  saat korban tertidur lelap dengan alasan demi sebuah kehormatan.

• Publik Iran Marah Terhadap Kasus Pembunuhan demi Kehormatan Keluarga yang Menimpa Gadis 14 Tahun

Informasi yang diperoleh Wartakotalive.com dari dailymail.co.uk menyebutkan, Romina Ashra

POS KUPANG.COM-- i selama ini menjalin kasih dengan lelaki 34 tahun. Romina Ashrafi terbunuh dengan sabit pertanian di rumah keluarganya di Hovigh, kabupaten Talesh, selatan Teheran, Iran, sebagai bentuk 'hukuman', demikian berita-breita di media lokal Iran.

Romina Ashrafi diberitakan  telah merencanakan untuk melarikan diri dengan seorang pria yang lebih tua yang telah dia cintai, kata TV International Iran.

Gadis remaja itu awalnya melarikan diri dari rumahnya dengan Bahamn Khavari (34) setelah ayahnya menyatakan kemarahan atas rencana mereka untuk menikah.

Namun kedua keluarga mereka menghubungi pihak berwenang setempat untuk melakukan perburuan lima hari sebelum menahan pasangan itu dan membawa Romina kembali pulang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved