Renungan Harian Katolik

Novena Roh Kudus ( Hari V ): Ego Pro Eis Rogo: Aku Berdoa

Pada Novena Roh Kudus hari ke-5, kita merenungkan perikop “Doa Yesus untuk murid-murid-Nya ( Yoh 17 :1-11 ).

Dok Maxi Un Bria
RD Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Renungan Harian Katolik, Selasa 26 Mei 2020
Novena Roh Kudus ( Hari V ) : Ego Pro Eis Rogo : Aku Berdoa
Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - St. Yohanes Paulus II, santo dan paus asal Polandia ini pernah berkata, “Tanpa doa, iman dan cintamu kepada Tuhan akan mati “.

Dengan doa, iman dan cinta kita kepada Tuhan tetap hidup dan berdampak membuahkan kebaikan bagi sesama.

Melalui doa kita berkomunikasi dengan Tuhan dan memuliakan nama-Nya. Melalui doa pula, kita merawat persekutuan dengan sesama.

Pada Novena Roh Kudus hari ke-5, kita merenungkan perikop “Doa Yesus untuk murid-murid-Nya ( Yoh 17 :1-11 ). Dalam doa tersebut Yesus menengadah ke lagit dan berseru, “Bapa telah tiba saatnya; muliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu memuliakan Engkau “ ( Yoh 17 : 1).

Yesus menunjukkan teladan yang baik bagi kita semua bagaimana seharusnya berdoa. Berdoa pertama-tama dan terutama mengarahkan perhatian dan harapan kepada Bapa.

Yesus mengarahkan diri kepada Bapa dan berdoa. Ia berdoa bagi para murid-Nya. Ia memberi perhatian khusus bagi keberadaan para murid dan masa depan perjalanan mereka di dunia.

Apa yang dilakukan Tuhan menjadi model doa yang mesti kita lakukan. Para pemimpin dan gembala umat berdoa bagi umat. Para pemimpin komunitas berdoa bagi anggota komunitas, para bapak keluarga berdoa bagi anggota keluaga. Isi - intensi doa yakni memohon perlindungan Allah bagi keselamatan hidup dalam ziarah di dunia.

Doa Yesus bagi murid-murid-Nya, sebagaimana dikisahkan dalam Injil Yohanes, memiliki intensi agar para murid dapat mengenal Kristus dan memahami firman-Nya secara mendalam.

“Inilah hidup yang kekal yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus “ ( Yoh 17 :3 ).

Yesus berdoa supaya Allah melindungi mereka dari dunia, agar mereka tidak jatuh dalam jeratan tipu daya setan dan ajaran palsu, melainkan hidup menurut kebenaran Firman Tuhan.

Halaman
12
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved