Di Kupang, Ayah Kandung Tega Nian Menghamili Darah Dagingnya Sendiri

Seorang ayah kandung di Kabupaten Kupang yang seharusnya menjaga dan merawat anaknya malah menghamili anak kandung

kompas.com
Ilustrasi pemerkosaan 

POS-KUPANG.COM I KUPANG--Pepatah mengatakan "Sebuas-buasnya harimau, tidak akan mungkin memangsai anaknya" rupanya tidak cocok dialamatkan pada salah seorang ayah di Kabupaten Kupang. Pasalnya, hingga tumbuh menjadi orang sukses, justru sebaliknya. Sang ayah malah merenggut kegadisan anak kandung sendiri hingga hamil dan melahirkan anak.

Saat ini tersangka YS (54) sang ayah sudah diamankan aparat Polsek Takari Polres Kupang, Kabupaten Kupang untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya.

Buntut Penutupan Jalan Trans Flores di Hikong Berbuah Kesedihan Bagi Keluarga Yohanes Diaz

Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, SH, SIK, M.Si melalui Paur Humas, AIPDA  Lalu Randy Hidayat menyampaikan hal ini kepada Pos-Kupang.com, Minggu (24/5).

Dijelaskan Randi, sesuai laporan yang dikirim dari Kapolsek Takari  IPTU  Paulus Malelak  SH, MH disebutkan, aparat Polsek Takari telah mengamankan pelaku kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan tersangka  YS (54)  warga Desa  Hueknutu kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Jumat (22/5).

Kaya Raya dan Terkenal, 9 Idol KPop ini Ternyata Punya Masalah Keluarga yang Rumit, Ada Suga BTS

Dikatakan Randi, sebelumnya Otnal Oematan warga Desa  Hueknutu, yang merupakan Paman dari  korban LS (16) mendatangi Polsek Takari  untuk melaporkan kasus yang  dialami korban 

Kapolsek Takari  IPTU  Paulus Malelak  SH, MH , mengatakan, tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur tersebut sudah terjadi sejak  Maret  2014 lalu oleh pelaku yang merupakan  ayah kandung korban.

Akibat perbuatan tersangka yang juga ayah kandungnya tersebut, korban kini  sudah melahirkan bayi  berumur  23 hari. Saat ini tersangka YS  yang merupakan orang tua korban diamankan di Polsek  Takari.

Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 81 ayat 1 dan 3 Undang-Undang Nomor : 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved