Pengurusan Surat Keterangan Bebas RDT Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Gratis

Juru bicara tim gugus tugas penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---Juru bicara tim gugus tugas penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B. Sinaga mengatakan, pengurusan surat keterangan bebas rapid diagnostic test (RDT) dapat dilakukan di puskesmas dan RSUD Waikabubak secara gratis.

Namun berhubung saat ini stok alat RDT terbatas maka puskemas dan RSUD memprioritaskan bagi warga ODP dan PDP serta pelaku perjalanan yang terindikasi gejala klinis tertular virus corona.

Sementara itu pengurusan surat keterangan sehat (sks) juga secara gratis dengan membawa kartu BPJS. Sedangkan terhadap warga yang tidak memiliki kartu BPJS membayar biaya pengurusan surat keterangan sehat sebesar Rp 6000 setara biaya rawat jalan di puskesmas.

Demikian disampaikan juru bicara tim gugus tugas penanganan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga melalui telepon selulernya kepada POS-KUPANG.COM Jumat (22/5/2020) pagi sekaligus meluruskan pemberitaan yang disampaikan sebelumnya sebagaimana dimuat media ini bahwa pengurusan surat keterangan sehat dan bebas RDT covid-19 secara gratis bila warga memiliki kartu BPJS dan terhadap warga yang tidak memiliki kartu BPJS membayar biaya sebesar Rp 200.000.

Jubir Covid-19  Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga (POS-KUPANG.COM/Petrus Piter)

Menurutnya, sampai saat, ini belum ada perda tentang pengaturan tarif pengurusan SKS dan surat keterangan bebas RDT covid-19 sehingga biaya pengurus SKS .bagi warga yang tidak memiliki kartu BPJS disesuaikan Perda puskemas yakni setara biaya rawat jalan di puskemas yakni Rp 6000. Sedangkan surat keterangan bebas RDT covid-19 secara gratis.

Walau demikian, karena stok alat RDT terbatas maka pihak rumah sakit dan puskemas memprioritaskan ODP dan PDP serta pelaku perjalanan yang terindikasi tanda-tanda klinis tertular virus corona.

Karena itu ia menghimbau masyarakat Sumba Barat yang tidak memilik kepentingan mendesak diluar Sumba Barat dan demi mencegah tertular virus corona sebaiknya stay di rumah saja.

Sementara itu informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM disalah seorang dokter yang membuka praktek di Kota Waikabubak, Sumba Barat, Jumat (22/5/2020) mengatakan, selama ini pihaknya mengenakan biaya pemeriksaan darah RDP covid-19 sebesar Rp 350.000. Sedangkan untuk surat keterangan sehat sampai saat ini belum dilakukan. Namun demikian, ke depan berencana menetapkam biaya pengurusan surat keterangan sehat sebesar Rp 25.000.(Pet)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved