Penegasan Pempus, Pemda TTU Siapkan 35 Persen Anggaran dari APBD untuk Penanganan Covid-19

Penegasan Pempus, Pemda TTU siapkan 35 persen anggaran dari APBD untuk penanganan Covid-19

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( Pemda TTU) akan menyiapkan anggaran sebesar 35 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) atau setara dengan Rp. 80 an miliar untuk penanganan dan pencegahan virus corona ( Covid-19).

Hal tersebut sesuai dengan penegasan dari pemerintah pusat supaya pemerintah daerah supaya dapat menyesuaikan anggaran sebesar 35 persen dari total APBD untuk diarahkan pada penanganan virus yang mematikan tersebut.

"Karena penegasan pemerintah pusat bahwa 35 persen APBD Kabupaten TTU diarahkan untuk penanganan covid-19 ini," kata Bupati Raymundus kepada Pos Kupang usai membagikan BST di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Kefamenanu, Rabu (20/5/2020).

Begini Cara Aktifkan Promo Telkomsel dan XL, RP 10 Ribu dapat 10 GB, Kuota Gratis Indosat 30 GB!

Raymundus mengungkapkan, memang anggaran sebanyak itu belum terpakai karena pihaknya baru merasionalkan terakhir, karena selama ini pemda TTU dipinalti tidak mencairkan 35 persen dana perimbangan dengan alasan belum mencapai 35 persen untuk mengalihkan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Kumpulan Gambar & Ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H Bahasa Indonesia & Inggris, Kirim via WA, FB, IG

"Jadi kemarin kita sudah kita alihkan. Sudah 35,8 persen untuk penanganan covid-19. Itu sekitar 80 an miliar untuk penanganan covid-19," terangnya.

Raymundus menjelaskan, dana sebanyak itu nantinya diplotkan ke biaya tak terduga, sehingga apabila kebutuhan dari sektor-sektor yang diajukan meningkat, maka pihaknya baru akan mencairkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan itu.

"Kita simpan di pos tak terduga. Jadi perinciannya kita belum lakukan. Nanti berdasarkan situasinya," ujarnya.

Raymundus mengatakan, jika nantinya para pelaku perjalanan yang dikarantina meningkat dan melebihi kapasitas tempat yang sudah disiapkan pemerintah, maka pemda TTU akan menyewa hotel atau losmen yang ada untuk mengkarantina para pelaku perjalanan tersebut.

"Dan semua dana untuk membiayai semua itu bersumber dari pos tak terduga," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved