Corona di NTT

9 IRT di Poka, Manggarai Kontak Dengan 1 OTG Positif Covid-19 Jalani Rapid Test Hasilnya Negatif

Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Manggarai mulai melakukan Tracking (pelacakan) terhadap orang-orang yang mem

PK/Robert Ropo
sampai saat ini, total data hasil pemeriksaan Laboratorium Swab yang terkonfirmasi Positif yang diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Manggarai adalah Sejumlah 1 orang dari 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Manggarai mulai melakukan Tracking (pelacakan) terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan 1 orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

Pada tracking hari Pertama, Selasa (19/5/2020), Tim dari Dinas Kesehatan Manggarai dan Tim Medis Puskesmas Timung berhasil medapatkan 9 orang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang merupakan Warga Poka. Kesembilan orang ibu kemudian langsung dilakukan Rapid Test dan hasilnya Negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Dr Yulianus Weng menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (20/5/2020).

dr Weng menjelaskan, kemarin Tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Timung sudah melakukan tracking ke tempat tinggal 1 OTG positif Covid-19 itu di Poka, Kecamatan Wae Ri'i. Dari hasil penelusaran Tim di Poka, bahwa OTG ini jarang bergaul dengan tetangga.

Meskipun begitu, kata dr Weng, setelah ditelurusi terdapat 9 orang ibu rumah tangga (IRT) yang sempat kontak langsung dengan OTG tersebut, sebelum OTG ini dikarantina 20 hari yang lalu di gedung karantina terpusat Wisma Atlet Golo Dukal.

"Jadi anak-anak dan juga bapa-bapa juga tidak ada hanya 9 IRT itu saja yang sempat bergaul dengan OTG ini. Jadi terhadap 9 IRT ini sudah dilakukan Rapid Test dan hasilnya Negatif,"kata dr Weng.

dr Weng juga mengatakan, dari hasil penelurusan itu juga diperoleh keterangan dari para IRT itu, bahwa OTG ini sebelum dikarantina 20 hari yang lalu pernah berkunjung ke orang tuanya di Kampung Lalong. Sehingga hari ini Tim dari Dinkes dan Tim dari Puskesmas Bangka Kenda untuk melakukan tracking disana.

"Jadi hari ini Tim akan melakukan tracking disana dimana tempat dulu dia (OTG Positif Covid-19) menginap dan pernah berinteraksi dengan siapa-siapa. Lalu mungkin kalau disana dia sempat interaksi dengan orang dari mana-mana kita akan kejar terus. Kita akan cari tahu terus,"jelas dr Weng.

Menurut dr Weng, keuntunganya bahwa uang bersangkutan sudah dikarantina mulai 20 hari lalu belum diketahui yang bersangkutan positif Covid-19. Celakanya jika sudah tahu positif baru dilakukan karantina.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved