Yayasan Generasi Unggul dan Sinode GSKI Serahkan Bantuan APD ke Dukcapil Kota Kupang

Yayasan Generasi Unggul dan Sinode GSKI menyerahkan bantuan alat pelindung diri ( APD) ke Dukcapil Kota Kupang

ISTIMEWA
Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Drs. Agus Ririmase, M.Si saat menerima bantuan APD dari Pdt. Daud John Tafuli di Kantor Dukcapil Kota Kupang, Kamis (14/5/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengurus Yayasan Generasi Unggul dan Sinode GSKI menyerahkan bantuan alat pelindung diri ( APD) ke Dukcapil Kota Kupang. Bantuan ini sebagai dukungan kepada Dukcapil Kota Kupang dalam melayani masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Drs. Agus Ririmase, M.Si kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (14/5/2020).

Agus menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa anskun( sarung tangan ), masker, dan baju pelindung. Bantuan ini diserahkan Pdt. Daud John Tafuli kepada Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang.

Kata Sri Mulyani soal Usulan Cetak Uang, Mulai dari Dampak Buruk Hingga Sebut Penumpang Gelap,Siapa?

Dalam situasi pandemik Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang ( Dinas Dukcapil Kota Kupang) tetap melayani masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan. Meski demikian, Dinas Dukcapil tetap mengikuti standar protokoler kesehatan.

"Prinsipnya begini, Dinas Dukcapil ini adalah dinas pelayanan publik. Jadi wajib hukumnya kita memberikan playanan kepada masyarakat. Ini juga bentuk negara hadir kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Drs. Agus Ririmase, M.Si kepada POS- KUPANG.COM, Senin (11/5/2020).

Najwa Shihab Protes saat Agnez Mo Ucapkan Hal Ini, Jadi Kamu Komen Itu Pas Aku Lagi Jelek

Dikatakannya, situasi pandemik Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi Dinas Dukacapil Kota Kupang untuk tidak memberikan pelayanan.

Meski demikian, jelas Agus, pihaknya membatasi jumlah orang dan tetap mengikuti standar protokol kesehatan. Misalnya memakai masker, hand sanitizer, cuci tangan, jaga jarak, dan sebagainya.

Pembatasan jumlah masyarakat yang dilayani, demikian Agus, perlu dilakukan karena situasi sekarang ini bukan situasi normal. Di kantor yang dipimpinnya ia menggunakan sistem piket. Tidak semua pegawai masuk kantor. Petugas operator juga dibagi sehingga kemampuan operator untuk mencetak administrasi kependudukan tidak seperti saat situasi normal.

Karena kondisi yang tidak normal itu, jelas Agus, maka administrasi kependudukan yang dilayani setiap hari juga terbatas. Misalnya untuk KTP 50 per hari, kartu identitas anak 30, akte kelahiran 30, kartu keluarga 30. Demikian juga akte kematian, akte pernikahan. Dengan kata lain, pengurusan surat keterangan apapun di Dinas Dukcapil Kota Kupang tetap dilayani, namun tetap memperhatikan standar kesehatan.

Agus mengakui tidak ada kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan di dinas yang dipimpinnya. Apalagi blanko KTP sudah siap semua. Hanya saja karena situasi Covid-19 ini sehingga pelayanan tidak full.

"Kita harus menyadari bahwa terlepas dari kita melayani masyarakat, kita juga adalah masyarakat. Kita juga punya keluarga, kita juga harus proteksi kita punya kesehatan, diri kita juga harus protek. Kita layani orang lain terus kita harus sakit, terkapar kan tidak mungkin," katanya.

Karena itu, kata Agus, sebagai pimpinan ia juga membekali para pegawainya agar mengikuti protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan, dan sebagainya.

Hingga saat ini, jelas Agus, sudah puluhan lembar KTP yang sudah dilayani. Jika capaian pelayanan dipersentasikan, maka capaiannya sekitar sekitar 70-80 persen.

Agus menjelaskan, dalam situasi pandemik Covid-19 ini prioritas pelayanan ditujukan kepada anak-anak yang melanjutkan studi, masuk TNI/Polri, sekolah-sekolah kedinasan lainnya seperti IPDN dan Akpol, Akmil, AU, AL.

"Kita juga prioritaskan bagi mereka yang mau mengurus BPJS. Karena kalau orang sakit lalu tidak mendapat BPJS hanya karena kendala KTP dan kartu keluarga, itu juga tidak baik," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kanis Jehola)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved