Lima Warga Ende Langsung Ditangani Gugus Tugas Covid-19, Dapat Info dari Laboratorium Mahardhika

Lima warga Kabupaten Ende yang mengurus surat keterangan sehat di Laboratorium Mahardhika Ende, langsung mendapat penanganan

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Ende dr. Muna Fatma saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di Kantor Bupati Ende, Senin (4/5/2020). 

Lima Warga Ende Langsung Ditangani Gugus Tugas Covid-19, Dapat Info dari Laboratorium Mahardhika

POS-KUPANG.COM | ENDE - Lima warga Kabupaten Ende yang mengurus surat keterangan sehat di Laboratorium Mahardhika Ende, langsung mendapat penanganan dari pihak Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ende.

Pasalnya, Gugus Tugas Covid-19 Ende, mendapat laporan dari pihak Laboratorium Mahardhika, bahwa ke lima orang tersebut dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes.

"Informasinya baru kita dapat tadi malam dari pihak Laboratorium Mahardhika lima orang reaktif," ungkap dr. Muna Fatma selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Ende, Sabtu (9/5/2020).

Menurutnya, lima orang tersebut saat ini diisolasi di Ruang Kursus Latihan Kerja (KLK) Nakertrans Kabupaten Ende.

Terkait hasil rapid tes terhadap klaster Magetan, dr. Muna Fatma mengatakan, dari 24 orang yang dirapid tes, lima orang dinyatakan reaktif.

Sementara hasil rapid tes terhadap 35 anggota klaster Gowa 3 orang dinyatakan reaktif.

Dia menyebut total yang reaktif saat ini berdasarkan hasil rapid tes berjumlah sembilan belas orang.

"Sebelumnya lima orang klaster Gowa dan satu anggota keluarga dari salah satu klaster Gowa reaktif. Kita lakukan penelusuran lagi dari tiga puluh lima orang, tiga orang keluarga klaster Gowa reaktif, ditambah dari Laboratorium Mahardhika dan Klaster Magetan, total yang reaktif sembilan belas orang," ungkapnya.

Terkait pengambilan swab, dr. Muna Fatma mengatakan, yang sudah diambil swab dan sudah dikirim ke Kupang yakni lima orang klaster Gowa dan satu anggota keluarga dari salah satu klaster Gowa yang saat ini tengah diisolasi di RSUD Ende.

Dia mengatakan, mereka yang reaktif selain yang diisolasi di RSUD Ende, semuanya diisolasi di KLK Nakertrans Kabupaten Ende, yakni tiga orang anggota keluarga klaster Gowa, lima orang dari Laboratorium Mahardhika dan lima orang klaster Magetan.

"Jadi total yang diisolasi di KLK Nakertrans tiga belas orang. Sementara yang non reaktif kita karantina di Puskesmas Pembantu Paupanda dan Stadion Marilonga," ungkapnya.

Ditanya mengapa tidak diisolasi di RSUD Ende, dr. Muna Fatma menjelaskan, saat ini di RSUD Ende hanya ada satu ruang isolasi yang kosong.

Menurutnya 13 orang yang reaktif diisolasi di KLK Nakertrans berdasarkan hasil diskusi dengan ketua Gugus Tugas Covid-19 Ende, Bupati Djafar Achmad.

Update Corona Sumba Timur, ODP Yang Masih Dipantau Tersisa 16 Orang

100 Unit Alat Rapid Test Ludes Terbakar

"Pertimbangannya jangan sampai nanti ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP), karena PDP tentu lebih membutuhkan perawatan secara medis, makanya Klaster Magetan diisolasi di Pustu Paupanda," jelas dr. Muna Fatma.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved