Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona

Apa itu Avigan, Obat yang Segera Disetujui Jadi Obat Covid-19 di Jepang?

Shinzo Abe menyatakan proses persetujuan obat flu Avigan akan berlangsung dalam sebulan, yang membuatnya dipercepat.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Kolase POS-KUPANG.COM/(Issei Kato/REUTERS/Instagram/shinzoabe
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kanan) dan Avigan, obat Covid-19 di Jepang. 

Apa itu Avigan, Obat yang Segera Disetujui Jadi Obat Covid-19 di Jepang?

POS-KUPANG, COM, TOKYO - Di tengah penantian akan obat untuk mencegah dan mengatasi virus corona atau Covid-19, Jepang dikabarkan akan segera menyetujui obat flu Avigan sebagai obat Covid-19.

Hal tersebut diucapkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Senin (4/5/2020).

Shinzo Abe menyatakan proses persetujuan obat flu Avigan akan berlangsung dalam sebulan, yang membuatnya dipercepat.

Semula proses persetujuan Avigan sebagai obat Covid-19 diperkirakan bakal memakan waktu berbulan-bulan.

Dilansir dari Nikkei Asian Review Selasa (5/5/2020), obat flu Avigan awalnya diperkirakan akan disetujui paling cepat Juli.

Akan tetapi, Shinzo Abe memerintahkan Kementerian Kesehatan Jepang untuk mempercepat peninjauannya terhadap obat tersebut.

Di Jepang saat ini belum ada pengobatan khusus yang disetujui untuk obat virus corona, dan Kementerian Kesehatan memberikan prioritas pada pengajuan obat yang terkait dengan Covid-19.

Cara kerja Avigan, obat yang dikembangkan oleh anak perusahaan Fujifilm Holdings, memblokir virus agar tidak bereproduksi di dalam tubuh.

Sementara itu Gilead Sciences yang berbasis di Amerika Serikat (AS) pada Senin mengajukan persetujuan untuk remdesivir, yang tampaknya akan disetujui pada Kamis (7/4/2020).

Ini dimungkinkan lantaran Administrasi Obat-obatan dan Makanan AS pada Jumat (1/5/2020) menyetujui penggunaan obat darurat untuk mengobati Covid-19.

Uji klinis pada Avigan belum mencapai jumlah pasien yang direncanakan, tetapi calon obat Covid-19 ini semakin sering dimasukkan dalam penelitian.

Nikkei Asian Review mengabarkan, Negeri "Sakura" memiliki cukup persediaan Avigan untuk sekitar 700.000 pasien Covid-19.

Pemerintahan Abe bertujuan menambah cadangan stok 3 kali lipat menjadi 2 juta pada Maret 2021.

Persetujuan awal untuk perawatan Covid-19 akan dipertimbangkan, jika data dari pengembang memberikan bukti yang cukup tentang efektivitas dan keamanan obat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved