Cegah Corona, DPRD Sumba Timur Minta Siapkan Karantina Terpusat
DPRD Sumba Timur meminta pemerintah membuat dan menyiapkan lokasi karantina terpusat untuk mengisolasi pelaku perjalanan
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Cegah Corona, DPRD Sumba Timur Minta Siapkan Karantina Terpusat
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- DPRD Sumba Timur meminta pemerintah membuat dan menyiapkan lokasi karantina terpusat untuk mengisolasi pelaku perjalanan di Sumba Timur.
Upaya ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) .
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Yohathan Hani saat rapat bersama di Aula Setda Sumba Timur, Senin (4/5/2020).
Menurut Hani, pemerintah perlu menyiapkan lokasi untuk melakukan karantina terpusat bagi semua Pelaku Perjalanan yang masuk di Sumba Timur.
"Kita melihat jika kasus terus meningkat, maka saya minta perlu ada karantina terpusat," kata Hani.
Dijelaskan, karantina terpusat itu dengan tujuan agar semua pelaku perjalanan apakah itu ODP, PDP atau OTG bisa dipantau secara efektif oleh Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19.
"Kenapa ,karena dengan rapid test ini orang yang positif rapid test belum tentu positif Covid-19. Begitu juga kalau rapid test negatif,belum tentu negatif Covid-19," katanya.
Dikatakan, perlu ada penanganan yang benar agar pemutusan mata rantai Covid-19 bisa berhasil.
Sementara itu sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Senin (4/5/2020) malam menyebutkan, pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 4.104 orang.
Dari jumlah tersebut, 3.188 orang telah selesai masa karantina mandiri. Sedangkan 916 orang masih karantina mandiri.
Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai saat ini berjumlah 156 orang dengan rincian, 130 orang telah selesai masa pemantauan dan 26 orang masih dipantau.
Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumba Timur ada 3 orang dan 1 orang telah sembuh atau selesai masa pemantauan sehingga jumlah saat ini 2 orang PDP.
• Iuran BPJS Telah Disesuaikan Sejak 1 Mei, Ini Segmen Pesertanya
• Saat Pandemi Corona, Yayasan Warna Kasih Kupang Layani Pasien Rehabilitasi Narkoba
• Tim Gugus Tugas Covid-19 Ende Rapid Tes Keluarga Klaster Gowa
• Perkembangan Ekspor Impor, Darwis Sebut NTT Alami Defisit
Sementara itu Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 8 orang. Jumlah ini masih tetap dipantau sejak beberapa hari lalu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-rapat-pemkab-sumba-timur-dprd-bersama-gugus-tugas.jpg)