Perkembangan Ekspor Impor, Darwis Sebut NTT Alami Defisit
Komoditas ekspor Provinsi NTT Maret 2020 seluruhnya dikirim ke Timor Leste sebesar US $ 1.064.530, diikuti Vietnam, Jepang, Filipina, Korea Selatan
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Perkembangan Ekspor Impor, Darwis Sebut NTT Alami Defisit
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- BPS NTT merilis perkembangan ekspor dan impor di NTT. Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Maret 2020 senilai US $ 1.064.530 dengan volume sebesar 3.501,4 ton, mengalami penurunan sebesar 27,45 persen dari ekspor Februari 2020 yang sebesar US $ 1.467.212. Nilai ekspor tersebut
terdiri dari ekspor migas sebesar US $ 92.003 dan ekspor non migas senilai US $ 972.527.
Komoditas ekspor Provinsi NTT Maret 2020 seluruhnya dikirim ke Timor Leste sebesar US $ 1.064.530, diikuti Vietnam, Jepang, Filipina, Korea Selatan dan negara lainnya.
Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus menyampaikan komoditas terbesar yang diekspor Provinsi NTT pada Maret 2020 adalah kelompok komoditas Garam, Belerang, dan Kapur senilai US $ 137.984.
Sedangkan untuk impor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Maret 2020 senilai US $ 8.067.694 dengan volume sebesar 19.743,3 ton dengan komoditas impor terbesar Bahan Bakar Mineral yang didatangkan dari
Singapura, Italia dan Timor Leste.
• Ali Fadaq Soroti Suasana Kota Waingapu Makin Ramai di Suasana Pandemi Covid-19
• Harga Daging Ayam Stabil, Namun Pedagang di Labuan Bajo Keluhkan Sepi Pembeli
• Percepatan Operasional Swab, Pemprov NTT Harapkan Reagen PCR Hari Ini Tiba di Kupang
Jika membandingkan kumulatif nilai ekspor sebesar US $ 4.195.486 terhadap kumulatif nilai impor sebesar US $
24.230.073, kata Darwis, maka pada tahun 2020 terdapat defisit sebesar US $ 20.034.587. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kepala-bps-ntt-menyampaikan-rilis-bulanan-melalui-live-streaming.jpg)