Breaking News:

Himbau Pedagang Takjil di Jalan Urip Sumohardjo Tidak Lagi Jual di Trotoar

Sesuai hasil rapat, pedagang takjil di jalan Urip Sumohardjo Kupang diharapkan untuk tidak berjualan di trotoar

Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Kapolsek Kelapa Lima, Andri Setiawan, S. H., S. I. K, melakukan himbauan kepada para pedagang takjil dan pembeli di jl Urip Sumohardjo 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kapolresta Kupang Kota, melalui Kapolsek Kelapa Lima beserta jajarannya, menghimbau warga dan pedagang takjil di JalanUrip Sumoharjo, Kupang terkait protokol kesehatan.

Himbauan Ini sebagai langkah preventif mendukung usaha pemerintah, melalui maklumat Kapolri dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolsek Kelapa Lima, Andri Setiawan, S. H., S. I. K, beserta jajarannya turun ke lapangan melakukan patroli, sekaligus menghimbau masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan.

Dengan menggunakan megaphone, Kapolsek Kelapa Lima, mengumumkan hasil keputusan rapat bersama gugus tugas Covid-19 agar, masyarakat penjual takjil di sepanjang trotoar untuk tidak lagi berjualan di area tersebut.

Area penjualan takjil nampak sepi. Sesekali para pengendara motor terlihat mampir membeli takjil untuk berbuka puasa.

Para pedagang dan pembeli tampak taat terhadap himbauan tersebut. Semua pembeli yang datang, berbelanja, disediakan kantong plastik untuk mengisi takjil yang siap untuk disantap di rumah.

Tidak seperti pada bulan ramadhan tahun sebelumnya, pembeli takjil berdesakan memadati trotoar. Para pembeli takjil tahun ini, lebih banyak memezan takjil untuk berbuka puasa di rumah.

Andri Setiawan, mengatakan, himbauan kepada pedagang sepanjang jalan Urip Sumohardjo, untuk mengikuti anjuran pemerintah dan menaati hasil kesepakatan yang diambil bersama gugus tugas Covid Kota Kupang, untuk tidak berjualan di sepanjang jalan tersebut. Hal ini bermaksud memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Polsek Kelapa Lima, tidak akan bosan-bosan, menghimbau pedagang juga melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada para pedagang. Kami berharap, para pedagang mau memikirkan keselamatan diri sendiri dan keluarganya, dengan mengikuti anjuran pemerintah, tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oncy Rebon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved