Virus Corona
Di 18 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, 86.061 Orang Diperiksa, 74.474 Dinyatakan Negatif Corona
Hingga Senin (4/5/2020) tidak ditemukan kasus baru virus corona di 18 provinsi. Dengan demikian tak ada penambahan jumlah Covid-19 di 18 provinsi
Di 18 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, 86.061 Orang Diperiksa, 74.474 Dinyatakan Negatif Corona
POS-KUPANG.COM - Hingga Senin (4/5/2020) tidak ditemukan kasus baru virus corona di 18 provinsi. Dengan demikian tak ada penambahan jumlah kasus Covid-19 di 18 provinsi dimaksud.
Sementara itu, Pemerintah mengklaim telah melakukan pemeriksaan terhadap 86.061 orang di Indonesia untuk mengetahui kasus terjangkit Corona.
Berdasarkan pemeriksaan melalui tes Real Time PCR ditemukan bahwa 74.474 di antaranya dinyatakan negatif terjangkit virus corona.
"86.061 orang diperiksa, konfirmasi positif 11.587," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (4/5/2020).
Sampai saat ini sudah 116.861 spesimen yang telah diperiksa oleh laboratorium pemerintah. Jumlah itu didapatkan dari jumlah keseluruhan pemeriksaan orang.
"Jumlah spesimen yang diperiksa adalah 116,861 spesimen, dari 86.061 orang," ucap Yurianto.
Kasus Positif Corona di 18 Provinsi di Indonesia
Total kasus terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19) menjadi 11.587 orang hingga Senin (4/5/2020) pukul 12.00 WIB.
Jumlah ini naik, setelah ada penambahan sebanyak 395 orang.
"Kasus positif terkonfirmasi bertambah 395 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube di Channel BNPB, Senin (4/5/2020).
Sementara itu, 864 orang meninggal dunia, setelah adanya tambahan 19 orang.
Sedangkan, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh 1.954 orang, setelah ada tambahan 78 orang.
Berdasarkan data Gugus Tugas, sebanyak 18 provinsi tidak melaporkan penambahan kasus positif baru pada Senin (4/5/2020).
Adapun 18 provinsi itu adalah Aceh, Bali, Banten, Bangka Belitung, Bengkulu, DI Yogyakarta.
Selanjutnya di Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.
Kemudian di Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tenggara.
Begitu juga di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.
Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 di Indonesia hingga hari ini:
1. Provinsi Aceh 12 kasus,
2. Bali 271 kasus,
3. Banten 446 kasus,
4. Bangka Belitung 20 kasus,
5. Bengkulu 12 kasus,
6. Yogyakarta 115 kasus,
7. DKI Jakarta 4.539 kasus
8. Jambi 38 kasus,
9. Jawa Barat 1.252 kasus,
10. Jawa Tengah 798 kasus,
11. Jawa Timur 1.124 kasus,
12. Kalimantan Barat 73 kasus,
13. Kalimantan Timur 167 kasus,
14. Kalimantan Tengah 180 kasus,
15. Kalimantan Selatan 198 kasus,
16. Kalimantan Utara 130 kasus,
17. Kepulauan Riau 92 kasus,
18. Nusa Tenggara Barat 269 kasus,
19. Sumatera Selatan 185 kasus,
20. Sumatera Barat 203 kasus,
21. Sulawesi Utara 45 kasus,
22. Sumatera Utara 129 kasus,
23. Sulawesi Tenggara 64 kasus,
24. Sulawesi Selatan 607 kasus,
25. Sulawesi Tengah 59 kasus,
26. Lampung 54 kasus,
27. Riau 58 kasus,
28. Maluku Utara 50 kasus,
29. Maluku 23 kasus,
30. Papua Barat 43 kasus,
31. Papua 240 kasus,
32. Sulawesi Barat 44 kasus,
33. Nusa Tenggara Timur 10 kasus,
34. Gorontalo 15 kasus, dan dalam proses verifikasi lapangan 22 kasus.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 116.861 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium.
Sebanyak 86.061 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 11.587 positif dan 74.474 negatif.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah: 86.061 Orang Diperiksa, 74.474 Dinyatakan Negatif Corona