Bupati Sumba Timur Minta Perketat Pengawasan Kapal dari Bagian Barat
Khusus pelaku perjalanan dari arah barat,harus diawasi ketat dan juga perlu ada karantina selama 14 hari,
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Bupati Sumba Timur Minta Perketat Pengawasan Kapal dari Bagian Barat
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Bupati Sumba Timur,Drs. Gidion Mbilijora,M.Si meminta tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) agar memperketat arus kapal yang masuk dari bagian barat terutama kapal yang berlayar dari pelabuhan Sape dan Pelabuhan Lembar,NTB.
Gidion menyampaikan hal ini saat rapat bersama tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Aula Setda Sumba Timur, Senin (4/5/2020).
Menurut Gidion, pelayanan atau kapal yang masuk dari bagian barat, perlu diawasi secara ketat.
"Khusus pelaku perjalanan dari arah barat,harus diawasi ketat dan juga perlu ada karantina selama 14 hari," kata Gidion.
Dijelaskan, proses pengawasan tetap dilakukan di pintu masuk pelabuhan agar setiap kapal diperiksa secara ketat.
Terkait karantina terpusat, ia mengakui hal itu perlu dilakukan dan saat ini sudah ada beberapa tempat yang dijadikan sebagai lokasi karantina, yakni Hotel Cendana.
"Jika kita lihat kondisi seperti apa, maka kita akan pikirkan tempat lain. Kita juga harapkan, apabila ada desa yang mampu maka bisa lakukan karantina di desa," ujarnya.
• Di Nagekeo Guru Wali Kelas Datangi Rumah Siswa Kelas XII Serahkan Pengumuman Kelulusan
• Lima Orang Reaktif, dr. Muna Fatma : Warga Ende Jangan Panik Tetap Waspada
• Warga Oekiu Aduhkan Kadesnya ke DPRD TTS
Hadir pada rapat ini, Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq dan Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Yonatan Hani, Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, Kajari Sumba Timur, Setyawan Nur Chaliq, S.H.,M.H ,para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)