Senin, 13 April 2026

Bangun Mall di Pasar Maumere Jangan Bikin Sakit Hati Pedagang

Di tengah kecemasan wabah virus corona, kabar gembira bagi warga Kabupaten Sikka di Pulau Flores

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Lokasi Pasar Maumere, Senin (4/5/2020) di jantung Kota Maumere, di lokasi ini akan dibangun malloleh PT YAI. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Di tengah kecemasan wabah virus corona, kabar gembira bagi warga Kabupaten Sikka di Pulau Flores. PT Yasoonus Komunikatama Indonesia ( YKI) akan membangun mall di Pasar Maumere.

Rencana pembangunan mall harus diikuti pengaturan tegas dan pengawasan yang terbuka, sehingga memberikan dampak ekonomi sosial kepada masyarakat Kota Maumere.

Suasana Bupati Deno dan Rombongan Bagi Sembako di Satar Mese Utara

"Pak Bupati Sikka menyatakan percepatan pemberian ijin baik sekali, tetapi perlu dikaji dampaknya di masa mendatang. Contoh sederhana soal drainase saluran air dari mall. Pengamatan saya saluran drainase sangat buruk padahal ini sangat penting dan masih banyak yang harus dilakukan," kata pengajar Fakultas Hukum Ubaya Surabaya, Marianus Gaharpung, menghubungi POS-KUPANG.COM, Senin (4/5/2020).

Marianus menggarisbawahi Peraturan Menteri Perdagangan RI, No. 53/M-DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Selain Musdes, Kades Jangan Lupa Regulasi Bantuan Langsung Tunai

Di dalam pasal 3 menegaskan, pendirian mall harus dikaji transparan struktur penduduk menurut mata pencaharian dan pendidikan, tingkat pendapatan ekonomi rumah tangga, kepadatan penduduk, kemitraan dengan lokal, penyerapan.tenaga kerja lokal, ketahanan dan pertumbuhan pasar tradisional, dampak positif dan negatif keberadaan mall terhadap pasar tradisional.

"Tidak bisa dianggap sepele dengan pemberian ijin hanya karena mau adanya mall. Bagaimana nasib pasar tradisional, jangan membuat gejolak dan sakit hati warga masyarakat yang sudah lama berjualan,"wanti-wanti Marianus.

Ia menyarankan Dinas Perdagangan Perindustrian mensosialisasikan kepada pedagang tradisional, menyaipkan lahan dan fasilitas untuk mereka, sehingga tidak sakit hati berkepanjangan. . (laporan wartawan POS-KUPANG.COM,eginius mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved