Pemdes Rowa Alokasikan Anggaran untuk Tangani Covid-19

Anggaran sudah kita siapkan. Pengajuan awalnya 11 juta dan anggaran ditambah setelah membuat RAB untuk penanggulangan Covid-19 sebesar

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Kepala Desa Rowa, Dedi Savrinus Gili Wale 

Pemdes Rowa Alokasikan Anggaran untuk Tangani Covid-19

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Desa Rowa, telah menyiapkan anggaran untuk pencegahan Covid-19.

Kepala Desa Rowa, Dedi Savrinus Gili Wale, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dana sebesar 29.250.000 rupiah untuk pencegahan Covid-19.

"Anggaran sudah kita siapkan. Pengajuan awalnya 11 juta dan anggaran ditambah setelah membuat RAB untuk penanggulangan Covid-19 sebesar 29.250.000 rupiah," ungkap Kades Dedi, Jumat (1/5/2020).

Ia juga mengatakan selain itu pihaknya juga menyiapkan Bantuan Lansung Tunai (BLT) kepada masyarakat sesuai indikator Kemendes.

"Untuk BLT itu kita siapkan 133 juta rupiah. Sesuai intruksi kita serahkan dalam bentuk uang tunai per KK selama 3 bulan. Jumlahnya 1.800.000 rupiah. Per bulan 600.000 rupiah," ungkapnya.

Masyarakat Mengeluh 

Ia mengatakan masyarakat mengeluh lantaran kekurangan beras dan memang semua lini kehidupan kena dampaknya.

"Ketika kita temui masyarakat berkaian dengan makan minum memang mereka mengeluh soal. Tapi memang ada musim panen, jagung, kacang-kacangang, tapi masyarakat kita kalau belum bisa dibilang sudah makan kalau belum makan nasi. Terus sawah tadah hujan ada 40 hektar di Rowa tapi memang belum panen. Kalau jagung, kacang-kacangan sudah panen. Memang sangat berdampak bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia mengatakan jumlah Kepala Keluarga (KK) di Desa Rowa 270 dengan total 1.300 jiwa dan data untuk penerima bantuan sudah diambil oleh pemerintah desa.

Saat ini sedang menanti pihak dari Pemda Nagekeo untuk memverifikasi terkait data penerima bantuan dari pemerintah.

"Data sudah ambil. Sudah rampung. Kita tunggu orang kabupaten untuk verifikasi bersama. Untuk data verifikasi desa untuk bantuan langsung tunai desa itu 74 Kepala Keluarga yang dapat Itu sesuai 14 indikator dan kalau guru honorer kategori pekerja swasta. Kalau guru honorer tidak masuk dalam indikator tersebut berarti tidak terima. Tapi kalau memang bisa kita ingin semua terima dana bantuan tersebut. Kita harapkan guru honorer juga dapat bantuan," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi )

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved