Persija Jakarta

Gelandang Serang Persija Jakarta Sandi Sute Sedih Lihat Warga di Kampungnya Kesulitan Ekonomi, Info

Pandemi virus corona membuat aktivitas jadi terbatas. Masyarakat diminta tidak keluar rumah bila tak ada sesuatu yang mendesak untuk memutus rantai pe

Editor: Ferry Ndoen
(Instagram @sandi.sute2
Sandi Darma Sute (empat dari kiri) bersama para pemain Persija Jakarta yang lain 

POS KUPANG.COM-- Gelandang bertahan Persija Jakarta, Sandi Darman Sute selepas official training, Selasa (2/7/2019) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. 


Gelandang Persija Jakarta, Sandi Sute, tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepada warga di kampungnya, Palu, Sulawesi Tengah.

Pemain berusia 27 tahun ini membagikan paket makanan ringan dan berat kepada pekerja jalanan, untuk berbuka puasa.

Sandi Sute saat melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Ceres Negros. (istimewa)
Sandi turun langsung ke jalanan, lengkap dengan masker dan sarung tangan.

Saat Situasi Ekonomi Lesu, Pengusaha Ayam Nyambi Jadi Sopir Taksi Online, Malah Korban Pembunuhan

“Target saya ingin membantu pemulung, pengemudi angkutan umum, pengemudi ojek online, dan tukang becak. Karena pendapatan mereka pasti berkurang drastis karena adanya pandemi Covid-19 ini,” tutur Sandi.

Sandi sadar betul situasi pandemi virus corona sangat menyulitkan untuk mereka yang bekerja di jalanan.

Sandi Darma Sute (empat dari kiri) bersama para pemain Persija Jakarta yang lain
Sandi Darma Sute (empat dari kiri) bersama para pemain Persija Jakarta yang lain ((Instagram @sandi.sute2)

Untuk itu, Sandi hanya bisa berharap semua kuat dan cobaan ini bisa berakhir.

“Sudah saatnya kita saling menolong apalagi dalam keadaan seperti ini. Saya berharap pandemi ini segera berakhir, dan kita semua dapat kembali berkegiatan normal termasuk kami para pemain sepak bola,” ucapnya.

Aksi sosial banyak bermunculan dari kalangan pesepak bola selama pandemi ini berlangsung. Dari mulai para pemain yang melelang baju mereka, klub yang menggalang dana donasi, hingga dari asosiasi pelatih.

Sandi pun menyambut bulan Ramadan dengan perasaan sedih. Pandemi virus corona yang melanda di hampir seluruh dunia termasuk Indonesia, belum juga berakhir.

Pandemi virus corona membuat aktivitas jadi terbatas. Masyarakat diminta tidak keluar rumah bila tak ada sesuatu yang mendesak untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.

"Melihat situasi dan keadaan tahun ini, saya sangat sedih harus menjalani bulan Ramadan dalam kondisi sekarang. Dan mungkin lebaran juga nanti agak berbeda suasananya," ucap Sandi. 

Mutasi di Tubuh Polri, Sembilan Kapolda Diganti, Ini Daftar Pejabat Polri yang Dimutasi, SIMAK INFO

"Alhamdulillah saya sudah berkumpul sama keluarga di Palu. Tapi tidak tahu yang lagi merantau bisa pulang atau tidak. Saya ikut sedih karena kalau saya di posisi mereka, mungkin ya seperti itulah," imbuhnya.

Pesepak bola berusia 27 tahun tersebut berdoa virus corona segera berakhir.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk mematuhi peraturan yang sudah diberikan pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved