Terkait Pandemi Corona, Bupati Malaka Bebaskan Pajak Pasar, Rumah Makan, Restoran, Hotel
mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, tetap jaga jarak dan jangan berada dalam kumpulan massa yang banyak.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Terkait Pandemi Corona, Bupati Malaka Bebaskan Pajak Pasar, Rumah Makan, Restoran, Hotel
POS-KUPANG.COM I MALAKA--Dampak dari pandemi corona yang makin meluas penyebarannya di seantero dunia termasuk di Malaka, mendorong Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH mengambil langkah yang tidak populer.
Bupati Malaka mengambil kebijakan untuk membebaskan pajak di pasar, pajak rumah makan pajak Restoran, Hotel dan Toko. Langkah ini ditempuh guna membantu warga agar tidak menjadi beban di tengah pandemi corona yang belum diketahui kapan berakhir.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH menyampaikan hal ini kepada wartawan di Malaka, Kamis (30/4).
Menurut Bupati SBS, kebijakan yang diambil berupa pembebasan pajak di tengah pandemi corona ini semata-mata untuk meringankan beban rakyat. Hal inipun sudah disampaikannya melalui para camat dalam rapat bersama yang dipimpinnya.
"Saya sudah sampaikan di camat dalam rapat supaya terus pantau kesiapsiagaan posko-posko covid 19 di wilayah masing-masing. Sampaikan aturan protokoler kepada warga karena ini corona sangat mematikan. Saya juga sampaikan bahwa untuk pajak di pasar, pajak rumah makan pajak Restoran, Hotel dan Toko dibebaskan," ujar SBS.
Dirinya meminta warga untuk tidak cepat percaya dengan beragam informasi-informasi yang tersebar di media sosial. Warga harus tetap tenang dan mentaati aturan protokoler yang sudah ada seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, tetap jaga jarak dan jangan berada dalam kumpulan massa yang banyak.
"Kita di NTT memang belum berlaku PSSB karena syaratnya diajukan permohonan oleh kepala daerah ke Kemenkes untuk disetujui. Tugas kita sekarang ini taati aturan protokoler karena itu kunci utama memutus rantai penyebaran virus corona," pesan Bupati SBS.
Dirinya meminta tokoh masyarakat dan tokoh adat ikut membantu menyampaikan pesan kepada warga bahwa jangan main-main dengan virus corona.
Pemerintah tidak pernah menganjurkan warga kumpul-kumpul. Pemerintah meminta untuk selalu jaga jarak.
• Safari Forkopimda Malaka ke Kecamatan Jangan Dipolitisir ke Hal Politik
• Benarkah Pria yang Tak Mampu Push Up Lebih dari 10 Kali Berisiko Terkena Penyakit Mematikan ini ?
• 6 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Kamu Terlihat Tua, Yuk Disimak ! Apa saja
• Patut Untuk Diketahui 8 Makanan Terbaik Panduan WHO Dapat Disimpan Selama Jalani Karantina Mandiri
• Saat Sahur dan Berbuka Puasa Tak Sengaja Anda Cegukan, Atasi dengan 4 Cara Berikut ! Dijamin Ampuh
" Saya bersama Kapolres, Dandim ke lapangan untuk melihat pelaksanaan kegiatan di posko-posko. Saya ingatkan melalui para kepala desa untuk awasi warga dengan baik. Tetap kontrol kegiatan petugas posko dan melaporkan ke petugas kesehatan manakala ada pendatang dari luar. Saya senang karena petugas di posko sangat santun," tambah SBS.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-malaka-saat-mengunjungi-warganya.jpg)