Bupati Niga Kunjungi Pelaku Perjalanan di Wanukaka - Sumba Barat

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole mengunjungi pelaku perjalanan dalam pemantauan di Kecamatan Wanukaka yang dipusatkan

istimewa
KUNJUNGI LOKASI KARANTINA WANUKAKA -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama rombongan mengunjungi lokasi karantika terpusat di Baliloku, Kecamatan Wanukaka, Selasa (28/4/2020 

POS KUPANG.COM, WANUKAKA -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole mengunjungi pelaku perjalanan dalam pemantauan di Kecamatan Wanukaka yang dipusatkan di Desa Baliloku, Selasa (28/4/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati Niga Dapawole menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Wanukaka bersama jajaran dan Kepala Desa Bali Loku yang telah berinisiatif melakukan karantina terpusat sehingga dapat mengawasi dan meminimalisir penularan Covid - 19 di Kecamatan Wanukaka.

Dalam rilis yang di kirim Humas dan Protokol Sumba Barat, Rabu (29/4/2020), berdasarkan informasi yang diperoleh jumlah ODP di Kecamatan Wanukaka sebanyak 1 orang dan pelaku perjalanan dalam pemantauan sebanyak 100 orang yang datang dari Kupang, Surabaya, Malang, Bali, Yogyakarta dan Salatiga.

Bupati Niga Dapawole berpesan kepada para mahasiswa sejumlah 32 orang yang lagi mengikuti karantina agar tetap mematuhi seluruh aturan yang ada dan tetap menjaga kesehatan agar dapat bertahan selama 14 hari dalam masa karantina tersebut.

Kepala Desa Baliloku, Duang Maga Maupadji, S.Sos saat diminta konfirmasi mengatakan, upaya ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap anak-anak warga masyarakat yang datang dari zona merah sehingga mereka tetap nyaman berada di wilayah mereka sendiri.
Menurut Duang, di lokasi karantina disiapkan TV dan Wifi gratis sehingga para mahasiswa tetap merasa nyaman dan tetap dapat malaksanakan tugas-tugas yang diberikan dari kampus mereka.

Bupati Niga Dapawole juga berpesan agar mereka tetap belajar walaupun di tempat karantina. Camat Wanukaka, Lukas L. Pewu, S.H mengatakan, di Kecamatan Wanukaka dari 14 desa sudah 6 desa melakukan karantina terpusat.

Kebijakan yang dibuat oleh Kecamatan Wanukaka diwajibkan bagi semua warga yang masuk ke Kecamatan Wanukaka memakai masker dan mencuci tangan, jika tidak mengikuti aturan tersebut maka tidak diperbolehkan masuk di wilayah Kecamatan Wanukaka.

Dari hasil pantauan terlihat bahwa hampir di semua desa telah dibentuk Posko Pengawasan Pelaku Perjalanan. Diharapkan dengan upaya- upaya ini dapat memutuskan rantai penularan Covid- 19 di Kecamatan Wanukaka secara khusus dan pulau Sumba pada umumnya.

Bupati Niga Dapawole juga meninjau ke Desa Katikuloku yang juga melakukan karantina terpusat bagi 5 orang warganya yang datang dari zona merah.

Hadir bersama - sama mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, Kadis Kesehatan, Kaban Kesbangpol, Kabag.Humas dan Protokol, Camat Wanukaka, Kapolsek Wanukaka, Kepala Desa Baliloku bersama aparatnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

KUNJUNGI LOKASI KARANTINA WANUKAKA -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama rombongan mengunjungi lokasi karantika terpusat di Baliloku, Kecamatan Wanukaka, Selasa (28/4/2020
KUNJUNGI LOKASI KARANTINA WANUKAKA -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama rombongan mengunjungi lokasi karantika terpusat di Baliloku, Kecamatan Wanukaka, Selasa (28/4/2020 (istimewa)
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved