Sabtu, 25 April 2026

Jokowi Minta Jajarannya Segera Atasi Defisit Pangan di Sejumlah Daerah

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta jajarannya segera mengatasi defisit pangan di sejumlah daerah

Editor: Kanis Jehola
Youtube/Mata Najwa Trans 7
Presiden Jokowi jawab soal Mudik dan Pulang Kampung 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta jajarannya segera mengatasi defisit pangan di sejumlah daerah. Jokowi mengakui banyak bahan kebutuhan pokok yang defisit di sejumlah provinsi di tengah pandemi virus corona Covid-19.

"Laporan yang saya terima untuk stok beras defisit di 7 provinsi. Stok jagung defisit di 11 provinsi. Kemudian stok cabai besar defisit di 23 provinsi," kata Jokowi saat membuka rapat kabinet terbatas lewat video conference, Selasa (28/4/2020).

Warga Jangan Panik, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sikka Operasi Pasar Murah

Jokowi mengatakan, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi. Stok telur ayam defisit di 22 provinsi. Stok gula pasir defisit di 30 provinsi. Terakhir, stok bawang putih juga diperkirakan defisit di 31 provinsi.

"Langkah-langkah antisipasi harus kita lakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok bagi rakyat kita," kata Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta jajarannya terus melakukan perhitungan atau asesmen secara cepat dan akurat terhadap kebutuhan bahan pokok setiap provinsi.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dishub Kota Kupang Tetap Berlakukan Retribusi

"Agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit, berapa produksinya, semuanya harus kita hitung," kata dia.

Setelah itu, Jokowi meminta jajarannya memastikan distribusi kebutuhan pokok ini dilakukan dengan baik dan merata.

Dengan demikian, daerah yang defisit kebutuhan pokoknya dapat disuplai melalui distribusi dari daerah yang surplus.

"Oleh sebab itu transportasi distribusi pangan antarprov, antarwilayah, antarpulau tidak boleh terganggu," kata dia. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Akui Banyak Bahan Pokok Defisit di Sejumlah Provinsi",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved