Breaking News:

BBPP Kupang

Kementan Optimis Stok Pangan Surplus Ditengah Pandemi Covid-19

Kostratani sebagai program strategis pertanian turut berperan tinggi dalam penyediaan stok pangan di tengah pandemi Covid-19.

BBPP Kupang
panen padi di manggarai timur 

POS KUPANG.COM--Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah menjamin stok pangan walaupun seluruh masyarakat dibelahan dunia manapun saat ini begitu was-was dengan adanya pandemi Virus Covid-19 yang semakin meluas.

Tetapi yang harus dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah selalu waspada, tidak panik dan melakukan semua protokol kewaspadaan. Terbukti, Kabupaten Manggarai Timur sebagai salah satu penyangga pangan Provinsi NTT pada minggu ke III bulan April ini melangsungkan panen raya padi dan jagung.

Kostratani sebagai program strategis pertanian turut berperan tinggi dalam penyediaan stok pangan di tengah pandemi Covid-19.

Dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), dengan Kostratani pertanian lebih maju mandiri bahkan dengan pengolahan yang lebih modern. “Di tengah derasnya serangan wabah Covid-19 ini, masyarakat tidak perlu khawatir soal pangan, sebelas komoditas bahan pokok dikawal pemerintah secara intens,” tegasnya.

“Apapun yang terjadi pertanian tidak boleh berhenti pertanian itulah yang menyediakan pangan, bahwa yang dinamakan pejuang atau pahlawan bukan hanya dokter, perawat tapi juga seluruh petani di Indonesia, karena petani lah yang menyediakan pangan, coba bayangkan kalau sekarang dalam kondisi covid-19 pangan bermasalah maka akan sulit, maka dari itu pertanian tidak boleh berhenti,” kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi,

Dedi mengatakan, pertanian itu berperan sebagai penyedia pangan sumber karbohidrat, vitamin, dan protein, tidak kenal hari libur, produksi bahan makanan pada masa pandemi covid19 tetap terus berjalan.

Seperti yang tengah dilakukan oleh Kelompok Tani Buan Desa Wea Kec. Sambi Rampas Kab Manggarai Timur Potensi Panen 10 Ha Panen Hari ini O,5 Ha varietas ciherang produktifitas 4 ton GKP/Ha perkiraan Masa Panen 14 hari harga gabah Rp 5000 dan harga beras Rp 11.000

Hasyim selaku penyuluh megatakan “ Saat ini ditengah pandemic Covid 19, petani di Kabupaten Manggarai Timur khususnya di Kecamatan Sambi Rampas tetap giat melaksanakan olah, tanam dan panen. “Adanya Covid 19 tak lantas membuat nyali mereka ciut. Sejumlah langkah kewaspadaan tetap mereka terapkan agar terhindar dari bahayanya virus tersebut,” pungkas Hasyim yang selalu setia mendampingi petani di wilayah Kostrataninya

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved