Warga Desa Saenama dan Lotas Curhat di Depan Bupati Malaka Terkait Krisis Air Bersih

Warga Desa Saenama dan Lotas di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka mengambil kesempatan menyampaikan curahan hati ( curhat)

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edi Hayon
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran didampingi Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno ketika berada di Desa Lotas, Kecamatan Rinhat, Rabu (22/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | MALAKA - Warga Desa Saenama dan Lotas di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka mengambil kesempatan menyampaikan curahan hati ( curhat) langsung ke Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS).

Dalam kunjungan kerja memantau keberadaan posko Covid-19 ke Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS) ini, bupati mendengar keluhan warga terkait krisis air bersih.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (22/4), saat berada di Desa Saenama, bupati memberikan kesempatan pada warga untuk menyampaikan apa yang menjadi persoalan mendasar.

Prof. Fred Benu Menilai Pembangunan Kota Kupang Cukup Baik

Melalui Penjabat Kepala Desa Saenama, Ida Klau disampaikan bahwa masalah utama ada ketersediaan air bersih. Selain itu ada juga listrik dimana sudah ada jaringan tetapi listrik belum menyala.

Terhadap laporan ini, Bupati SBS mengatakan, sebelum ada laporan dari penjabat, dirinya melihat sendiri dua orang usia anak-anak memikul jeriken dari jarak cukup jauh. Hal ini menunjukan bahwa untuk mendapatkan air bersih memang masih sulit.

Babinsa dan Komunitas Peduli NTT Bagi Sembako dan Masker Untuk Warga Oebobo

"Ada mobil tengki bantuan dari SCR Bank NTT yang nanti kita dorong membantu air bersih di Saenama juga Taaba dan Biris. Mengenai listrik akan saya sampaikan ke pihak PLN agar segera diatasi. Saya kalau namanya janji maka wajib saya laksanakan," tegas SBS.

Saat mengunjungi Desa Lotas, warga pun menyampaikan persoalan air bersih. Melalui Ketua BPD Desa Lotas, Daniel Tsu disampaikan bahwa masalah utama di desa ini adalah air bersih. Untuk itu Daniel mengharapkan bantuan dari pemerintah agar persoalan air ini bisa diatasi.

Menjawabi harapan warga ini, Bupati SBS menanyakan soal sumber air di Lotas. Apabila ada sumber maka dirinya mengharapkan agar bisa dikomunikasikan antar penjabat desa dengan pemilik lahan.

"Saya minta penjabat coba komunikasikan dengan pemilik lahan. Kalau sudah ada solusi maka dilaporkan ke saya. Tim dari Dinas PU segera lakukan survei. Tapi untuk jangka pendek ini, ada dua unit mobil tengki akan kita dorong melayani air bersih untuk warga Lotas," ujar mantan Kadis Kesehatan NTT ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved