TNI di Perbatasan Perang Melawan Covid-19 dan Juga Selamatkan Warga dari Serangan DBD
Personel TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ terus menjaga masyarakat perbatasan agar tetap sehat
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA----- Personel TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ terus menjaga masyarakat perbatasan agar tetap sehat dan terhindari dari ancaman penyakit yang sedang mewabah saat ini. Di situasi seperti saat ini, selain memerangi penyebaran virus corona atau Covid-19, TNI juga menyelamatkan warga dari serangan penyakit deman berdarah dengue ( DBD).
Personel Satgas Pamtas yang berada di Pos Maubusa melakukan fogging atau pengasapan di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, NTT. Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Haikesak.
Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M mengatakan hal itu kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).
• Obet Lewatobi Setuju Jika Pihak Universitas Nusa Cendana Berkenan Menurunkan Uang SPP
Dikatakannya, kegiatan fogging yang dilaksanakan di Desa Asumanu Senin (20/4/2020) itu bertujuan mencegah penyebaran penyakit (DBD). Personel TNI merasa terpanggil untuk melakukan pencegahan dengan cara fogging.
Kegiatan fogging dilakukan di fasilitas publik seperti kantor desa, sekolah, posyandu serta di rumah-rumah warga. Petugas menggunakan dua alat fogging dari Puskesmas Haekesak dan kegiatan berlangsung selama enam jam.
• Terkait Penurunan Uang SPP, Obet Lewatobi Setuju Jika Pihak Universitas Nusa Cendana
"Sasaran fogging ini di fasilitas publik seperti kantor desa, sekolah-sekolah, rumah adat, posyandu serta rumah-rumah warga", jelas Dansatgas.
Lanjut Dansatgas, kegiatan fogging
di Desa Asumanu dipimpin Danpos Maubusa, Sertu Devi Sutrisna bersama dua orang personel kesehatan Pos Maubusa dan tiga tenaga medis dari Puskesmas Haikesak yang dipimpin Sinta Nahak (34).
Dansatgas mengharapkan, melalui kegiatan seperti ini akan melindungi masyarakat di perbatasan RI-RDTL dari serangan penyakit DBD. Di sela-sela kegiatan fogging petugas juga menghimbau warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Ketua RT. 01 Dusun Makerek Badaen Yakobus Bau (46) menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas fogging dari TNI dan petugas medis Puskesmas Haekesak. Mereka merasa senang dan terbantu karena lewat fongging tersebut bisa mencegah penyakit DBD di wilayah mereka.
"Terima kasih buat bapak TNI dan juga pegawai dari puskesmas yang sudah datang membantu kami di sini. Rasa khawatir kami berkurang karena hari ini sudah fogging di wilayah kami", tandas Yakobus. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM,Teni Jenahas)