Pemda TTS Saluran 59 Ton Beras Bagi Korban Gagal Panen

Pihak Pemda TTS menyalurkan 59 ton beras cadangan Pemerintah Daerah kepada 3.055 KK yang menjadi korban gagal panen

POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bupati Tahun saat melepas beras bantuan di gudang Dolog, Selasa (21/4/2020) siang. 

POS-KUPANG.COM | SOE - Pihak Pemda TTS menyalurkan 59 ton beras cadangan Pemerintah Daerah kepada 3.055 KK yang menjadi korban gagal panen di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin. Ke 3.055 KK tersebut tersebut di enam desa yaitu, Desa Toineke, Tuafanu, Kuafatu, Kualin Oni dan Desa Oebelo.

Pelepasan mobil pendistribusi bantuan beras cadangan Pemda sendiri langsung dilakukan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun didampingi Kadis Sosial, Nikson Nomleni di gudang Dolog, Desa Kesetnana. Sebanyak 8 truk digunakan untuk mendistribusikan bantuan tersebut.

Polres Bersama Pemkab Belu dan Tokoh Agama Tindaklanjuti Edaran Kementerian Agama

Bupati Tahun berharap, bantuan beras tersebut dapat membantu masyarakat korban gagal panen untuk memenuhi kebutuhan pangan selama 14 hari kedepan. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke tingkat RT untuk selanjutnya didistribusikan kepada penerima bantuan.

Dirinya berpesan kepada petugas Bulog dan Dinas Sosial yang mengawal pendistribusian bantuan tersebut untuk memastikan bantuan didistribusikan tepat sasaran dan tepat jumlah.

"Karena sedang diberlakukan sosial distancing tolong didistribusikan langsung ke tingkat RT ya. Nanti bapak/ibu RT yang melanjutkan pendistribusian ke sasaran penerima. Tolong pastikan jumlah beras yang disalurkan pas," pesan Bupati Tahun saat melepas beras bantuan di gudang Dolog, Selasa (21/4/2020) siang.

Ketua Pengurus Yayasan Nusa Nipa Maumere Bantu Mahasiswa Pulsa Rp 200 Ribu

Karena beras yang disalurkan terbatas lanjut Bupati Tahun, dirinya meminta masyarakat untuk tidak bersantai. Masyarakat diminta untuk terus mengolah lahan agar bisa ditanami dengan tanaman hortikultura.

Pemerintah melalui dinas Pertanian siap membantu masyarakat baik dalam pengolahan lahan maupun bibit hortikultura.

" Jangan terlena dengan bantuan ini. Harus tetap olah lahan dan tanam hortikultura. Beberapa masyarakat saya pantau sudah tanam sayuran bahkan ada yang sudah mau panen," ujarnya.

Kecamatan Kualin dan Amanuban Selatan merupakan daerah zona merah yang sudah serah mengalami gagal panen. Oleh sebab itu kedepan Bupati Tahun akan mengarahkan pemanfaatan dana desa untuk sektor pertanian, terutama tanaman hortikultura.

" Kita akan arahkan dana desa untuk pengembangan tanaman hortikultura di daerah tersebut," sebutan.

Diberitakan sebelumnya, tanaman jagung masyarakat di Kabupaten TTS seluas 1.210 Ha mengalami gagal panen akibat curah hujan yang minim di wilayah Selatan TTS. Lahan tanaman jagung yang mengalami gagal panen tersebar di lima desa dengan rincian, Desa Toineke 321 Ha, Desa Tuafanu 416 Ha, Desa Kiufatu 354 Ha, Desa Oni 47 Ha dan Desa Kualin 63. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved