Dukung Program Pengendalian Inflasi, BI Perwakilan NTT Gandeng Duta Petani Milenial
satu pendekatan komprehensif dari hulu ke hilir dengan mengelompokkan kegiatan yang saling berhubungan, baik industri pendukung
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Lanjut Gesti, sebagai Duta petani milenial punya kewajiban untuk mengembangkan pertanian lebih baik lagi mengenalkan pertanian yang maju dan modern dan mengajak orang lain terutama kaum muda untuk menyukai pertanian dan tidak hanya suka tapi menjadikan pertanian sebagai sumber penghasilan mereka.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan BI mengajak Gestianus Sino, SP yang tahun ini di kukuhkan Menteri Pertanian sebagai Duta Petani milenial ini karena Gestianus Sino, SP merupakan mitra strategis BI sejak beberapa tahun lalu.
Dikatakannya, BI Perwakilan NTT menggandeng Petani milenial dalam program Peduli Inflasi karena kami sudah tahu sepak terjang petani milenial ini dalam pengelolaan sayuran organik, sehingga kami butuh bantuan untuk bekerjasama menjadikan Gesti Sino ini sebagai Konsultan pertanian membina TNI dalam Pengelolaan Sayuran organik program pengendalian Inflasi.
"Point pentingnya adalah kami BI dan petani milenial ingin mengajak semua mitra strategis untuk mengembangkan pertanian organik terintegrasi, karena konteks saat ini kita anggap bahwa bicara ekonomi tanpa berpikir tentang keberlanjutan lingkungan justru akan menimbulkan dampak yang buruk termasuk untuk inflasi," ungkap Nyoman.
• Kostratani Buktikan Pertanian Tetap Eksis di Tengah Berkuasanya Covid 19
Pendekatan klaster komoditas ini salah satunya diaplikasikan pada Demplot yang lahannya telah di siapkan Oleh TNI AD di Desa Noelbaki seluas 2000 M2 dan dalam proses pembenihan dan pengairan di danai langsung oleh Bank Indonesia. Sedangkan pemasaran produk setelah di panen akan di bantu oleh Petani milenial.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong/Adv-BBPP Kupang).