Tiga Anggota DPRD Nagekeo Sambangi Pokso Jaga Covid-19 Desa Totomala
Desa Totomala dan petugas Posko di wilayah itu agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait wabah Covid.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso

Tiga Anggota DPRD Nagekeo Sambangi Pokso Jaga Covid-19 Desa Totomala
POS-KUPANG.COM | MBAY --Tiga orang Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo mengunjungi posko jaga Covid-19 di Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Senin (20/4/2020).
Ketiga wakil rakyat tersebut yakni Anton Motti dari Partai Golkar, Herman Pasarani dari Partai Perindo dan Lasarus Lasa dari Partau Demokrat.
Selain memberikan semangat dan motivasi kepada para petugas posko, mereka juga menyerahkan bantuan berupa logisitik dan Alat Pelindung Diri (ADP).
Dalam kunjunganya ketiga wakil rakyat ini berjanji akan membantu Pemerintah Desa Totomala dalam upaya penanganan Covid-19 dengan merenovasi Posko yang berada di wilayah itu.
Pasalnya Posko yang letaknya persis di jalan negara trans Mbay-Maumere tersebut kondisinya sangat memprihatinkan.
Sebab selain beratapkan daun lontar yang sudah hancur, Posko yang digunakan sejak dua bulan terakhir ini sudah nyaris ambruk.
"Bapak Desa, saya lihat kita punya Posko ini sudah miring, jadi kalau bisa tolong dibuatkan rangka yang agak kuat, nanti saya Pak Anton dengan Pak Rus kami yang tanggung seng," ungkap Man Pasarani anggota Dewan dari Partai Perindo disaksikan Kepala Desa, Ketua BPD dan para petugas Posko.
Sementara anggota dewan lainya dari Golkar Anton Moti menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Desa Totomala adalah sebagai bentuk kepedulian baik secara kelembagan maupun secara pribadi masing-masing terhadap warga setempat.
"Kami datang ingin tau lebih pasti keadaan kita di Totomala terkait wabah virus Corona, lebih khusus bapa-bapa yang ada di Posko ini" ucap Anton.
Karena itu sebagai wakil rakyat Anton menegaskan bahwa saat ini lembaga DPRD tengah berupaya mendesak Pemerintah untuk segera mengalokasikan anggaran yang sudah disepakati bersama Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Nagekeo.
"Kita lagi upayakan rasionalitas ada kurang lebih 30 M. Dana itu akan didistribusikan ke dinas Kesehatan, Tenaga Kerja Sosial di masa Covid. Kami dari lembaga DPRD terus memantau itu," katanya.
Anggota DPRD lain dari Partai Demokrat Lasarus Lasa minta kepada Pemerintah Desa Totomala dan petugas Posko di wilayah itu agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait wabah Covid.
Dia berharap kepada warga Totomala agar tidak cepat percaya dengan informasi hoax yang beredar terkait Covid-19 yang berpotensi menimbulkan kepanikan serta keresahan di tengah masyarakat.
"Saya minta bapak mama yang ada di desa Totomala jangan terlalu cepat percaya dengan informasi atau berita-berita terkait Virus Corona yang belum diketahui secara pasti sumbernya. Jangan cepat percaya, harus disaring dulu informasinya agar kita tidak terjebak informasi sesat" pesan Lasarus.