Breaking News
Kamis, 18 Juni 2026

Larangan Mudik, Haji Darwis: Orang Sulawesi Memang Jarang Mudik

Larangan pemerintah tersebut dianggap biasa saja oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) NTT.

Tayang:
Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Ketua BPW KKSS NTT, Haji Muhammad Darwis bersama pengurus dan panitia sesaat sebelum melaksanakan acara berbagi kasih di tiga panti asuhan, Minggu (29/12/2019) 

Larangan Mudik, Haji Darwis: Orang Sulawesi Memang Jarang Mudik

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar masyarakat tidak melakukan mudik. Larangan pemerintah tersebut dianggap biasa saja oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) NTT.

"Khusus orang Sulawesi itu memang jarang mudik. Beda kalau dengan orang Jawa, itu mungkin tradisi. Tapi kalau kami, memang jarang mudik. Sebelum ada corona pun memang tidak mudik lebaran sebelumnya, kecuali ada urusan keluarga, jadi sekalian," ungkap Haji Muhammad Darwis, Ketua KKSS NTT saat ditemui POS-KUPANG.COM di kediamannya, Selasa (21/4/2020).

Pria 58 tahun ini berujar, beberapa anggotanya juga bekerja sebagai pedagang, nelayan, dan profesi lain yang cukup menguras banyak waktu. Sehingga, mereka tidak punya waktu untuk mudik.

Orang Sulawesi yang berada di perantauan juga memegang semboyan 'Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'.

NTT sudah menjadi rumah, sehingga merayakan lebaran tanpa mudik pun bisa dilakukan.

Haji Darwis melanjutkan, ia melakukan segala imbauan yang telah dikeluarkan, salah satunya untuk tidak boleh melakukan sholat jumat.

"Pemerintah itu tidak melarang sholat jumat. Tapi, dilarang untuk sholat berkumpul di masjid. Sholatnya tetap. Banyak yang seringkali salah persepsi tentang ini," ungkap pria asal Bone ini.

Hal itu juga berlaku untuk sholat tarawih.

Menurut Haji Darwis, sholat tarawih juga bisa dilakukan di rumah. Memang seringkali dalam momen puasa usai berbuka, sholat tarawih bersama di masjid terasa lebih lengkap.

Namun, karena sedang dalam masa darurat Covid-19, imbauan itu harus dilakukan.

"Dulu waktu idul fitri kumpul-kumpul, sekarang ya makan sendiri di rumah," katanya sambil tertawa.

"Pada intinya semua anjuran pemerintah saya teruskan kepada anggota, bahkan dalam bahasa Bugis. Di rumah saja, pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," tandas pria yang sudah 36 tahun lamanya menetap di Kota Kupang.

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang terdampak Covid-19, KKSS NTT akan melakukan kegiatan peduli covid-19 dengan membagikan 1000 paket sembako.

Kecelakaan Tragis Antara Mobil Truck VS Motor di Jalan Tamrin

Bolehkan Berhubungan Badan di Siang Hari Saat Puasa Ramadan? Begini Kata Ustadz Abdul Somad ( UAS )

Kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan pada tanggal 24 April mendatang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved