Dampak Covid-19 Di Sikka,147 Karyawan Hotel dan Restoran Kena PHK
Sejumlah 147 karyawan hotel, restoran, yayasan dan perusahaan menerima akibatnya telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sejak sebul
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Wabah virus corona (Covid-19) menimpa seluruh aspek kehidupan masyarakat di Kabupaten Sikka, Pulau Flores.
Sejumlah 147 karyawan hotel, restoran, yayasan dan perusahaan menerima akibatnya telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sejak sebulan yang lalu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, S.Sos, .mengatakan para karyawan ini ada yang dirumahkan sementara dan ada pula di PHK.
“Kami belum cek lagi, apakah karyawan yang di PHK mendapatkan pesangon atau tidak,” kata Germanus kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (21/4/2020) siang.
Karyawan yang di PHK, jelas Germanus tersebar pada 14 lembaga usaha.
• Ini Alasan Hamka Hamzah Belum Pernah Main di Tim Maung Bandung ?Banyak Bilang Tak Cinta Persib
Hotel dan resort melakukan PHK terbanyak yakni Hotel Sylvia sebanyak 34 karyawan, Sea Word Club (42) orang, Hotel Nusra (13) orang, Budi Sun Resort (8) karyawan. Kemudian Hotel El Tari (9), Sun Set Cotage (6) orang, Hotel Lareska (4) orang, Hotel Lokarya Indah (2) orang, Hotel Nara ( 3) . Yayasan Maria Beata Terese melakukan PHK terhadap 14 karyawan dan PT MAN Energy Solution Maumere memberhentikan empat karyawan.
“Mereka terkena PHK, kami arahkan mengakses program Kartu Prakerja,” kata Germanus.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa siang, beberapa hotel yang melakukan PHK karyawannya tampak sepi. Tak terlihat mobil atau sepeda motor para tamu parkir di halaman hotel. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo’a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hotel-nusra-jalanlingkar-luarkota-maumere-yang.jpg)