Breaking News:

Corona di NTT

Di Nagekeo- NTT, Keluar Rumah Wajib Pakai Masker, Ini Ganjarannya Bagi Mereka yang Abaikan, Info

Pengawasan terhadap warga yang melintas di posko pemantaun Covid-19 di pertigaan Dadiwuwu, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Nagekeo diperketat para

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Sejumlah warga diberi sanksi ringan berupa push karena tidak memakai masker di Pertigaan Dadiwuwu Kelurahan Lape Kota Mbay, Nagekeo, Kamis (16/4/2020). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY --Pengawasan terhadap warga yang melintas di posko pemantaun Covid-19 di pertigaan Dadiwuwu, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Nagekeo diperketat para patugas, Kamis (16/4/2020).

Warga yang melintas bukan hanya diperiksa suhu tubuhnya, tetapi juga bagi warga yang tidak memakai masker dilakukan penindakan tegas.

Sejumlah warga yang kedapatan tak mengenakan masker saat mengendarai motor ataupun mobil langsung disuruh turun.

Kemudian disuruh push up sebanyak 20 kali. Umumnya mereka adalah para anak muda.

Salah satu petugas posko dari Koramil 05/Aesesa Sertu Blasius Bere menegaskan, bagi warga yang melintas diberi peringatan wajib pakai masker saat keluar rumah. Bagi pelanggar diberi pembinaan dan sanksi ringan.

Sertu Blasius menegaskan penerapan hukuman push up tersebut sebagai bentuk rasa sayang pemerintah terhadap warganya, yakni agar warga Nagekeo tidak ada yang tertular atau menularkan virus Corona.

Menurut Sertu Blasius pemakaian masker ini juga merupakan anjuran pemerintah.

"Jadi kita tidak pandang bulu, mau siapa saja kalau yang tidak pakai masker kita suruh Push Up 20 kali. Itu juga demi warga masing-masing, berupaya dan berusaha agar tidak terpapar virus Corona dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah," jelasnya.

1 Juta Kepala Keluarga di Provinsi Ini Dapat Tambahan Bantuan Sosial, Ini NIlai Setiap Bulannya

Selain diingatkan dan diberikan sanksi ringan agar mengggunakan masker saat keluar rumah, pihaknya juga terus melakukan himbauan kepada masyarakat, karena tanpa adanya kerjasama yang baik tentunya semua usaha memutus mata rantai wabah ini tidak akan berjalan dengan baik.

"Kami meminta agar semua lapisan masyarakat, mengindahkan peraturan pemerintah, agar kita semua terhindar dari penyakit menular ini," pungkasnya.

Siswa di Ende Kembali Dirumahkan Hingga 29 Mei, Ini Tujuannya, SIMAK YUK

Hingga pukul 15:00 petugas Posko Covid-19 Dadiwuwu berhasil mendata 6 orang pelaku perjalanan dari luar daerah diantaranya Kupang sebanyak 5 orang dan Bali 1 orang.

Sertu Blasius berharap agar warga mengindahkan imbuan pemerintah.

Sejumlah warga diberi sanksi ringan berupa push karena tidak memakai masker di Pertigaan Dadiwuwu Kelurahan Lape Kota Mbay, Nagekeo, Kamis (16/4/2020).
Sejumlah warga diberi sanksi ringan berupa push karena tidak memakai masker di Pertigaan Dadiwuwu Kelurahan Lape Kota Mbay, Nagekeo, Kamis (16/4/2020). (POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved