News
Diduga Bogemi Edo Mense, Propam Periksa Anggota Polisi di Mabar, Ini Penjelasan Kapolres Handoyo
Pemuda bernama lengkap Ignasius Didimus Loyola Mense ini mendapat penganiayaan di stan milik Barnabas, kompleks SMA 1, Desa Batu Cermin
Penulis: Gecio Viana | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Gecio Viana
POS KUPANG, COM, LABUAN BAJO - Aparat Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar) melakukan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan diduga melibatkan oknum aparat polisi terhadap pemuda di Labuan Bajo, Selasa (14/4).
Korban dalam kasus ini, Edo Mense (25) warga Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar.
Pemuda bernama lengkap Ignasius Didimus Loyola Mense ini mendapat penganiayaan di stan milik Barnabas, kompleks SMA 1, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar dan di Mapolres Mabar, Sabtu (11/4) malam.
Atas kejadian tersebut, Edo Mense pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Mabar, Senin (13/4) siang.
"Kemarin baru buat laporan, kami masih lidik," kata Kapolres Manggarai Barat (Mabar), AKBP Handoyo Santoso, SIK, M.Si saat ditemui di Mapolres Mabar, Selasa sore.
Diberitakan sebelumnya, Edo Mense (25) resmi melaporkan oknum polisi yang bertugas di Polres Manggarai Barat (Mabar), Senin (13/4).
Pemuda bernama lengkap Ignasius Didimus Loyola Mense ini melaporkan oknum polisi berinisial D beserta beberapa rekannya atas dugaan penganiyaan hingga mengakibatkan dirinya mendapat luka pada sekujur tubuhnya Sabtu (11/4) malam.
Laporan Edo Mense diterima di Polres Mabar dengan nomor laporan polisi LP : STTLP/IV/2020/NTT/Res Mabar pukul 12.30 Wita.
Pihak Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar), telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Edo Mense.
Pihak kepolisian melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Mabar telah melakukan pemeriksaan terhadap para polisi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Para petugas sudah kami periksa, sudah kami interogasi, termasuk yang piket pada waktu itu," kata Kapolres Handoyo
Kapolres Mabar tidak merincikan berapa jumlah personel yang telah diperiksa, namun memastikan bahwa semua anggota yang diduga terlibat telah menjalani pemeriksaan.
Saat ditanya apa sanksi yang akan diberikan jika terbukti, Kapolres Mabar mengatakan, hal tersebut masih dalam proses.
"Nanti kita lihat dulu, perkembangan akan kita informasikan," jelasnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya akan konsisten melakukan proses kasus tersebut karena dinilai arogansi terhadap masyarakat.
"Yang pasti tetap diproses, anggota kami tetap kami periksa, karena dia minimal telah melakukan arogansi kepada masyarakat," katanya. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapolres-manggarai-barat-mabar-akbp-handoyo-santoso-sik.jpg)