Bantuan APD di Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Selain memberikan bantuan MCT, Aksi ETIKA juga menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada empat rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Ku
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka
POS-KUPANG.COM │KUPANG – Selain memberikan bantuan MCT, Aksi ETIKA juga menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada empat rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Kupang, yakni RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, RSB Drs. Titus Ully, dan RST Wirasakti.
Bantuan APD yang diberikan berupa baju hazmat, kaca mata, sarung tangan, dan masker. Salah seorang anggota Aksi ETIKA Theo Widodo kepada wartawan mengungkapkan, masyarakat harus turut mendukung rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes) lain dengan APD yang lebih dari cukup. “Saya ingin mengimbau semua kelompok masyarakat, masih bisa bergerak, selagi masih ada waktu. Jangan sekali-kali bilang APD itu cukup. Berapapun banyaknya, pasti akan kurang,” kata Theo.
Direktur RSUD S. K. Lerik Kota Kupang dr. Marsiana Halek saat menerima bantuan APD dari Aksi ETIKA mengaku, penggunaan masker medis setiap hari bisa mencapai 500 buah atau 10 dos. Sedangkan, jumlah APD yang dihabiskan selama enam hari untuk satu orang pasien sebanyak 42 APD.
“Kalau dari sisi APD, kita masih butuh banyak bantuan (APD) dalam pelayanan Covid-19 karena kita tidak tahu ini sampai kapan,” ungkap dr. Lily. Hingga kini, RSUD S. K. Lerik Kota Kupang sendiri sedang merawat 4 PDP dan 19 ODP per 12 April 2020. Selain itu, akan dibuka poli skrinning Covid-19 di rumah sakit tersebut setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 11.00 Wita.
Sementara itu, Dokter Yusi T. Kusumawardhani selaku Wakil Direktur Penunjang Pelayanan RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih atas bantuan APD dari Aksi ETIKA terkhususnya baju hazmat cuci ulang. Ia mengapresiasi Aksi ETIKA yang memahami kondisi rumah sakit yang sangat membutuhkan APD dalam setiap pelayanan.
“Luar biasa, karena ditengah kelangkaan APD, Aksi ETIKA beri sumbangan APD yang coverall , bisa dicuci dan digunakan unlimited. Ini sangat kami butuhkan. Kami di sini ada unit sentral setrilisasi jadi model hazmat seperti ini akan disterilisasi dengan tekanan rendah atau hangat,” ungkap Dokter Yusi terharu.
Selain pemberian MCT dan APD, aktivitas pencegahan Covid-19 yang terus dilakukan Aksi ETIKA setiap hari ialah penyemprotan disinfektan di 51 kelurahan yang akan terus berlangsung selama masa pandemi Covid-19 ini. (cr1)
