Breaking News
Minggu, 31 Mei 2026

SAR Maumere, Polisi dan TNI Cari Korban Tenggelam di Pantai Lela

Tim SAR, Polsek Lela dan aparat TNI kini sedang mencari Kanisius Johan alias Tewet (34), korban tenggelam di Pantai Lela

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pencarian korban tenggelam di Pantai Lela. 

SAR Maumere, Polisi dan TNI Cari Korban Tenggelam di Pantai Lela

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Tim SAR, Polsek Lela dan aparat TNI kini sedang mencari Kanisius Johan alias Tewet (34), korban tenggelam di Pantai Lela, Kecamatan Lela, Sikka, Minggu (12/4/2020) sore.

 Di mana tim telah turun ke laut, Senin (13/4/2020) pagi guna melakukan pencarian di Pantai Lela.

Sampai saat ini korban yang diduga tenggelam masih terus dicari.

 Informasi dari Lela yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Senin (13/4//2020) pagi menjelaskan, pada Minggu tanggal 12 April 2020 sekira pukul 16.00 wita bertempat di Pantai Ruwolong, Desa Lela, Kecamatan  Lela telah terjadi peristiwa orang tenggelam di laut. 

 Adapun identitas korban korban  bernama Kanisius Johan alias Tewet (34), warga Varanus, Kampung Kabor, Kelurahan  Kabor, Kecamatan Alok, Sikka. 

 Saksi-saksi ada tiga orang yakni

1. SERVASIUS IGNASIUS SINTU, laki, 43 Tahun, Katholik, Buruh, Alamat Ruwolong, Dusun Ruwolong, Desa Lela, Kecamatan Lela. 

2. YOHANES ANTONIUS DOMINGGO, laki, 17 Tahun, Pelajar, Katholik, Alamat Ruwolong, Dusun Ruwolong, Desa Lela.

3. EDWAR, laki, 23 Tahun, Katholik, Buruh, Alamat Varanus, Kel. Kabor.

Kronologis kejadian tenggelam Tewet bermula sekira pukul 15.30 wita korban datang dari Kampung Kabor, Maumere dan hendak menuju ke Kampung Sikka.

Sesampainya di rumah saksi 1, korban melihat beberapa orang temannya di rumah saksi 1. Korban pun berhenti dan bergabung bersama.

Selanjutnya korban meneguk secangkir moke (Miras) karena melihat beberapa orang anak sedang bermain bola di pantai korban pun langsung berjalan menuju pantai dan ingin bermain bola bersama anak-anak tersebut. 

Namun anak-anak tidak mau bermain bola bersama korban, selanjutnya korban masuk ke dalam laut dan mandi.

Selang beberapa menit kemudian beberapa anak yang sedang bermain bola tersebut berteriak minta tolong dan sambil menunjuk ke arah korban. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved