Penjelasan Dekan Soal Cover Proposal "Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan" Berlogo Unsoed

Peran Luhut Binsar Panjaitan di kabinet Presiden Jokowi tampaknya sedang menjadi perhatian kalangan kampus, termasuk mahasiswa.

Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
Dok. Unsoed/kompas tv
Kampus Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah. 

Penjelasan Dekan Soal Cover Proposal "Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan" Berlogo Universitas Soedirman 

POS-KUPANG.COM - Peran Luhut Binsar Panjaitan di kabinet Presiden Jokowi tampaknya sedang menjadi perhatian kalangan kampus, termasuk mahasiswa.

Hal ini terbaca dari cover sebuah proposoal berjudul, "Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan di Setiap Kebijakan Negara dalam Perspektif  Hukum Tata Negara".

Cover judul yang sedang viral itu diajukan seorang mahasiswa Universitas Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.

Pada cover itu jelas tercantum nama seorang mahasiswa dan logo Universitas Soedirman.

Terkait hal itu, Dekan Fakultas Hukum Unsoed Ade Maman Suherman menegaskan, baik tangkapan layar ataupun foto yang beredar di berbagai platform media sosial bukan lah sebuah proposal skripsi.

"Screenshoot/foto/gambar adalah cover dari tugas terstruktur mata kuliah Metodologi Penelitian dan Penulisan Hukum (MPPH)," kata Ade melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Ade menjelaskan, tugas itu sebagai latihan menyusun proposal skripsi.

Tugas dikumpulkan setelah Ujian Tengah Semester (UTS) yang menurut kalender akademik resmi Unsoed baru akan digelar pada tanggal 13-14 April.

"Sampai saat ini tugas tersebut belum diserahkan dan belum diterima oleh dosen pengampu mata kuliah MPPH. Dipastikan dosen pengampu tidak akan menerima dan menyetujui topik tersebut," ujar Ade.

Menurut Ade tugas tersebut dibuat oleh mahasiswa angkatan 2017 dan telah memeroleh 95 SKS.

Sedangkan persyaratan pengajuan proposal skripsi adalah 115 SKS.

"Unggahan screenshoot/foto/gambar yang telah beredar dalam timeline pribadi mahasiswa tersebut dilakukan atas inisiatif mahasiswa bersangkutan," kata Ade.

Ade mengatakan, penulisan naskah akademik berdasarkan kebebasan akademik.

Namun, harus tetap menjunjung tinggi etika bangsa lndonesia dan tidak mengarah pada ranah personal.

Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan (Wikipedia)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved