Drama Korea
Tak Melulu Romantis, Inilah Deretan Drama Korea Bertema Supranatural, Wajib Ditonton!
Tak Melulu Romantis, Inilah Deretan Drama Korea Bertema Supranatural, Wajib Ditonton!
Di masa hidupnya Han Moo Gang merupakan seorang detektif yang handal. Ia berusaha memecahkan kasus pembunuhan.
Saat ia hidup kembali menjadi Grim Reaper (malaikat maut), ia memulai mencari tahu kematiannya dan ia pun jatuh cinta dengans seorang perempuan.
Tentu, kehidupannya saat ini melanggar aturan supernatural terhadap keterlibatannya dalam urusan manusia.
8. Hwayugi/A Korean Odyssey

Di drakor ini, Oh Yeon Seo dan Lee Seung Gi memiliki chemistry romansa yang kuat dan apik. Tak heran, ‘Hwayugi’ pantas mendapat musim kedua, selain kisahnya yang unik, juga romansa antara pemeran utama begitu terasa.
Setelah membebaskan Son Oh Gong (Lee Seung Gi) dari penjara yang dibuat untuknya oleh para dewa. Sehingga nasib Jin Sun Mi (Oh Yeon Seo) menjadi terikat padanya.
Meskipun dia tidak ingat namanya, mereka bersatu kembali ketika usianya sudah paruh baya. Setelah mengalami kehidupan yang kesepian dan harus berurusan dengan setan sendirian, Jin Sun Mi segera menemukan hukumannya dari para dewa karena membebaskan Son Oh Gong.
Dia mengikat Son Oh Gong padanya menggunakan geumganggo (gelang ajaib) dan mereka bekerja sama untuk menghentikan kejahatan utama dari menciptakan kiamat.
Sangat menghibur melihat mereka mengalahkan iblis, tetapi yang paling memuaskan adalah melihat perkembangan romansa mereka.
Jelas bahwa ketika mereka bertengkar, mereka agak terpikat satu sama lain.Son Oh Gong dan Jin Sun Mi yakin mereka akan lolos dari nasib buruk mereka.
Mereka gagal untuk berkomunikasi tentang cara menghentikan kejahatan yang akan datang bersama-sama, dan Jin Sun Mi meninggal dalam pelukan Son Oh Gong.
Adegan ini sangat memilukan dan kedua aktor melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk menunjukkan emosi mereka.
Air mata Lee Seung Gi terlihat begitu nyata dan menggerakkan hati ketika Son Oh Gong dengan putus asa berusaha untuk mempertahankannya.
Sementara itu, Jin Sun Mi hanya menghibur Son Oh Gong dan mengatakan kepadanya bahwa dia bisa menyelesaikan apa yang seharusnya dia lakukan.
Meskipun telah ditusuk, Oh Yeon Seo memasang senyum lembut di wajahnya dan mengatakan kepadanya bahwa dia dapat pergi tanpa khawatir mengetahui bahwa dia tidak akan harus berduka atas kehilangan cintanya.
Chemistry mereka membawa adegan melankolis dan dengan mudah membuat para penonton benar-benar baper dan memohon untuk akhir yang lebih bahagia.
9. Diary of a Night Watchman

Pangeran Lin menjadi yatim piatu saat ayahnya sang raja mulai terpengaruh di bawah mantera. Raja pun membunuh sang ratu dan setelah itu ia bunuh diri.
Usai kejadian teragis yang menimpa pangeran, ia pun diusir dari istana dan saudara tirinya Gi San, putra seorang selir, dimahkotai sebagai raja baru Joseon.
Dua belas tahun kemudian, Lin, yang sekarang sudah dewasa, menghabiskan hari-harinya layaknya orang biasa. Ia menyembunyikan rasa kesepiannya dan kemampuannya untuk melihat hantu.
Suatu hari, Lin bertemu Do Ha, seorang dukun muda dari Gunung Baekdu mencari kakak perempuannya. Selain Do Ha, seorang pendeta Tao, Sadam, tiba di Hanyang, dipilih oleh raja untuk mengusir roh jahat yang menghantuinya, sebenarnya hasil dari kegilaan sang raja.
10. Nightmare Teacher

Drama ini mengisahkan guru wali kelas 2 kelas 3 di Yosan Private High School mengalami kecelakaan dan dirawat di rumah sakit.
Han Bong Gu (Uhm Ki Joon) sekarang menjadi guru kelas 2 sementara kelas 3. Dia adalah sosok misterius.
Para guru di sekolah memahami bahwa Han Bong Gu sosok guru yang baik, namun sebenarnya Bong Gu tidak ada dalam daftar staf pengajar.
Han Bong Gu membangkitkan hasrat masing-masing siswa dan menuntun mereka ke dunia ilusi.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 10 Rekomendasi Drama Korea Supranatural, Menarik untuk Ditonton saat di Rumah Saja, https://jogja.tribunnews.com/2020/04/10/10-rekomendasi-drama-korea-supranatural-menarik-untuk-ditonton-saat-di-rumah-saja?page=all.
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Iwan Al Khasni