Update Corona NTT

UPDATE CORONA NTT - 1 Kasus Positif Corona NTT, Berikut Data Corona di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencanaa (BNPB) melansir data terbaru sebarang virus Corona di Seluruh Indonesia.

istimewa
Update terkini Corona di Indonesia 

2. Spanyol, 141.942 kasus positif, 14.045 orang meninggal, dan 43.208 orang sembuh

3. Italia, 135.586 kasus positif, 17.127 orang meninggal, 24.392 orang sembuh

4. Perancis, 109.069 kasus positif, 10.328 orang meninggal, 19.337 orang sembuh

5. Jerman, 107.663 kasus positif, 2.016 orang meninggal, 36.081 orang sembuh

6. China, 81.802 kasus positif, 3.333 orang meninggal, 77.279 orang sembuh

7. Iran, 62.589 kasus positif, 3.872 orang meninggal, 27.039 orang sembuh

8. Inggris, 55.242 kasus positif, 6.159 orang meninggal, 135 orang sembuh

9. Turki, 34.109 kasus positif, 725 orang meninggal, 1.582 orang sembuh

10. Swiss, 22.253 kasus positif, 821 orang meninggal, 8.704 orang sembuh.

Data sebaran covid-19 di Indonesia

Berikut data persebaran kasus virus corona di Indonesia per Selasa (7/4/2020) berdasarkan data dari covid19.go.id:

1. DKI Jakarta

Terkonfirmasi: 1.369

Sembuh: 65

Meninggal: 106

2. Jawa Barat

Sembuh: 17

Meninggal: 29

3. Jawa Timur

Terkonfirmasi: 194

Sembuh: 41

Meninggal: 16

4. Banten

Terkonfirmasi: 194

Sembuh: 7

Meninggal: 18

5. Jawa Tengah

Terkonfirmasi: 133

Sembuh: 14

Meninggal: 22

6. Sulawesi Selatan

Terkonfirmasi: 127

Sembuh: 21

Meninggal: 6

7. Bali

Terkonfirmasi: 43

Sembuh: 18

Meninggal: 2

8. Daerah Istimewa Yogyakarta

Terkonfirmasi: 41

Sembuh: 1

Meninggal: 3

9. Kalimantan Timur

Terkonfirmasi: 31

Sembuh: 1

Meninggal: 1

10. Sumatera Utara

Terkonfirmasi: 26

Sembuh: 0

Meninggal: 4

11. Papua

Terkonfirmasi: 26

Sembuh: 3

Meninggal: 2

12. Kalimantan Tengah

Terkonfirmasi: 20

Sembuh: 6

Meninggal: 0

13. Sumatera Barat

Terkonfirmasi: 18

Sembuh: 0

Meninggal: 0

14. Kalimantan Selatan

Terkonfirmasi: 18

Sembuh: 0

Meninggal: 0

15. Sumatera Selatan

Terkonfirmasi: 16

Sembuh: 1

Meninggal: 2

16. Kalimantan Utara

Terkonfirmasi: 15

Sembuh: 0

Meninggal: 0

17. Riau

Terkonfirmasi: 12

Sembuh: 1

Meninggal: 0

18. Lampung

Terkonfirmasi: 12

Sembuh: 0

Meninggal: 1

19. Nusa Tenggara Barat

Terkonfirmasi: 10

Sembuh: 0

Meninggal: 0

20. Kalimantan Barat

Terkonfirmasi: 10

Sembuh: 3

Meninggal: 2

21. Kepulauan Riau

Terkonfirmasi: 9

Sembuh: 2

Meninggal: 1

22. Sulawesi Utara

Terkonfirmasi: 8

Sembuh: 1

Meninggal: 0

23. Sulawesi Tenggara

Terkonfirmasi: 7

Sembuh: 1

Meninggal: 0

24. Aceh

Terkonfirmasi: 5

Sembuh: 0

Meninggal: 1

25. Sulawesi Tengah

Terkonfirmasi: 5

Sembuh: 0

Meninggal: 2

26. Jambi

Terkonfirmasi: 2

Sembuh: 0

Meninggal: 0

27. Bengkulu

Terkonfirmasi: 2

Sembuh: 0

Meninggal: 1

28. Kepulauan Bangka Belitung

Terkonfirmasi: 2

Sembuh: 0

Meninggal: 1

29. Sulawesi Barat

Terkonfirmasi: 2

Sembuh: 0

Meninggal: 0

30. Papua Barat

Terkonfirmasi: 2

Sembuh: 0

Meninggal: 1

31. Maluku

Terkonfirmasi: 1

Sembuh: 1

Meninggal: 0

32. Maluku Utara

Terkonfirmasi: 1

Sembuh: 0

Meninggal: 0

Dahlan Iskan Ungkap Obat Baru untuk Corona Bernama Carrimycin, Dipakai di 9 Rumah Sakit di Wuhan

POS-KUPANG.COM – Di tengah upaya memerangi Pandemi Corona muncul nama Carrimycin yang disebut-sebut sebagai obat baru untuk pasien Covid-19.

Obat ini masih dalam tahap uji klinis oleh peneliti di sejumlah rumah sakit di Cina.

Perihal Carrimycin ini pun pernah diulas mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dalam blognya Disway.id yang diposting 7 April 2020.

Akhirnya ketemu: Carrimycin. Itulah nama obat baru untuk Covid-19. Yang sudah dipakai di 9 rumah sakit di 9 kota di Tiongkok, tulis Dahlan Iskan.

Sebelumnya dia sempat menuliskan betapa sulitnya menemukan ejaan nama obat itu yang dilihatnya dari siaran TV nasional Cina. Kalimat tadi, adalah reaksinya begitu tahu namanya Carrimycin.

Menurut Dahlan Iskan, obat ini telah dilakukan uji klinis di 9 rumah sakit di Cina, sejak awal Februari lalu. Uji klinis dilakukan terhadap 500 lebih relawan penderita Covid-19 yang berumur antara 18 sampai 70 tahun.

Mereka dibagi dalam banyak kelompok. Ada kelompok umur. Ada kelompok jenis kelamin. Ada pula kelompok stadium sakitnya ringan, sedang, dan berat.

Menurutnya, akhirnya pemerintah Cina memberikan persetujuan pada 26 Maret 2020. Mengapa cepat? “Karena ini bukan obat penemuan baru. Ini penemuan lanjutan”, tulisnya.

Obat Carrimycin sudah ditemukan bulan Juni tahun lalu. Waktu itu belum ada Covid-19. Carrimycin ditemukan untuk penanganan bakteri dan infeksi. Juga untuk melawan kanker.

Tapi karena ada Covid-19 dilakukan review. Apakah bisa untuk Covid-19.

Banyak lagi obat lama yang juga di-review. Termasuk Hydroxychloroquine.

Pemerintah Tiongkok akhirnya memutuskan bahwa Carrimycin resmi masuk dalam daftar 10 obat untuk Covid-19. Carrimycin dinilai efektif untuk Covid-19.

Carrimycin pun mulai diproduksi di Shanghai.

Obat baru ini berbeda dengan yang ditemukan jenderal wanita Prof. Chen Wei, yang sekarang sudah memasuki uji klinis terhadap orang-orang sehat di Wuhan.

Yang ditemukan Prof Chen Wei adalah vaksin. Obat suntik.

Untuk orang sehat. Agar yang masih sehat tidak terkena Covid-19. Sedang Carrimycin adalah pil untuk yang sakit. Agar sembuh.

Ulasan yang menarik ini menarik banyak kalangan.

Terlebih saat ini pandemi virus corona masih belum teratasi dengan baik di banyak negara.

Jumlah korban meninggal akibat penularan virus ini pun terus bertambah, demikian pula orang-orang yang terpapar.

Sementara itu, saat dicek di website US National Library of Medicine, di clinicaltrials.gov, nama obat Carrimycin memang dalam proses uji klinis dan terdaftar sejak 27 Februari lalu.

Pengujian ini dengan sponsor Beijing YouAn Hospital.

Berkolaborasi dengan sejumlah rumah sakit yakni:

Shenyang Tonglian Group Co., Ltd.

Institute of Medicine and Biotechnology, Chinese Academy of Medical Sciences

Huangshi Central Hospital

Shenyang Pharmaceutical University

First Affiliated Hospital of Chongqing Medical University

The Second Affiliated Hospital of Harbin Medical University

No.2 People's Hospital of Fuyang City

First Affiliated Hospital Bengbu Medical College

Renmin Hospital of Wuhan University

The sixth people's hospital of Shenyang

Nanyang Central Hospital

"Novel coronavirus infectious disease (COVID-19) yang diinduksi oleh novel coronavirus (SARS-CoV-2) pada Desember 2019 telah mewabah di Wuhan. Hal ini dapat menyebabkan risiko epidemi di dunia," tulis peneliti, seperti dikutip Clinicaltrials.gov.

"Karena COVID-19 adalah penyakit menular yang baru muncul, dan belum diakui secara ilmiah dan tidak ada obat yang efektif untuk pengobatan saat ini. Oleh karena itu, kami akan meluncurkan proyek ilmiah "Kemanjuran dan keamanan pengobatan Carrimycin pada 520 pasien dengan COVID-19 bertingkat secara klinis," tulis peneliti, seperti dikutip Clinicaltrials.gov.

Menurut keterangan dalam proposal penelitian itu, studi ini diprediksi akan selesai pada Februari 2021. (*)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Cina Kembangkan Carrimycin untuk Obat Covid-19, Dahlan Iskan Pun Beri Ulasan, 

Editor: Anjar Wulandari

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved