Virus Corona
Pakar Sebut Puncak Badai Corona Covid-19 di Indonesia Beberapa Minggu Mendatang, Cepat Lakukan Ini!
Sejumlah pakar menyebut, puncak badai virus corona di Indonesia diprediksi terjadi dalam beberapa minggu ke depan, pada Bulan April atau Mei
POS KUPANG.COM--- Sudah lebih dari satu bulan sejak diumumkannya kasus positif Covid-19 yang pertama di Indonesia.
Hingga saat ini, Kamis (9/4/2020), jumlah pasien terinfeksi virus corona masih terus bertambah.
Hingga Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB, data yang dihimpun memperlihatkan total ada 3.293 kasus Covid-19 di Tanah Air.
Jumlah ini bertambah 337 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Kamis sore.
"Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337, sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus," ujar Yurianto.
Sejumlah pakar menyebut, puncak badai virus corona di Indonesia belum terjadi.
Puncak badai virus corona diprediksi terjadi dalam beberapa minggu ke depan, pada Bulan April atau Mei.
Sejumlah pakar di Indonesia mengemukakan hasil penelitiannya, dan hasilnya nyaris sama, mereka menyebut akan terjadi badai puncak covid-19 di Indonesia.
Menyusun dari GridHealth setidaknya ada beberapa ilmuwan di sini yang sudah menjelaskan penelitiannya.
Jika diurutkan sesuai dengan tanggal penerbitannya, berikut hasil studi penelitian tersebut:
• JANGAN PANIK! Lakukan Hal Ini untuk Cegah Virus Corona, 1 Orang di NTT Positif Terpapar Covid-19
• CORONA DI NTT, Satu Orang Positif Covid-19, Kini Tinggal Provinsi Gorontalo yang Masih Bebas Corona
1. Badan Intelijen Negara (BIN) Tanggal 3 Maret
Pada tanggal 3 Maret, Mayjen TNI Afini Boer mengatakan pihaknya memprediksi puncak Covid-19 di Indonesia akan terjadi 40-60 hari setelah pengumuman 2 Maret lalu.
Hal itu menunjukkan badai puncak Covid-19 akan jatuh pada tanggal 2-22 Mei 2020.
2. Pusat Permodelan Matematika dan Simulasi ITB 19 Maret
Dilaporkan pada 19 Maret namun sudah diperbarui tanggal 23 Maret, para peneliti dari Institute Teknologi Bandung (ITB) memprediksi penyebaran virus corona akan terjadi pada Mei 2020 atau awal Juni 2020.