Ustaz Abdul Somad Paparkan Keutamaan di Malam Nisfu Syaban 1441 H

Nisfu Syaban disebut sebagai waktu istimewa karena menurut ulama, Allah akan mengampuni seluruh dosa.

Editor: Alfred Dama
(Saling Sapa TV)
Ustaz Abdul Somad (Saling Sapa TV) 

Ustaz Abdul Somad Paparkan Keutamaan di Malam Nisfu Syaban 1441 H

POS KUPANG.COM -- Malam Nisfu Syaban 1441 H jatuh pada 8 April 2020.

Nisfu Syaban adalah hari ke-15 Bulan Syaban, bulan ke 8 penanggalan Hijriyah.

Nisfu Syaban disebut sebagai waktu istimewa karena menurut ulama, Allah akan mengampuni seluruh dosa.

Untuk itu umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan Ibadah.

Ibadah malam Nisfu Syaban dilakukan setelah shalat Magrib.

Yaitu, dengan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.

Adapun keutamaan membaca Surat Yasin tersebut sebanyak tiga kali, menurut Ustaz Abdul Somad, di tiap-tiap selesai membacanya diniatkan.

Ustadz Abdul Somad Unggah 2 Golongan Orang yang Beruntung
Ustadz Abdul Somad Unggah 2 Golongan Orang yang Beruntung (Instagram/ustadzabdulsomad_official)

Pertama, niat untuk panjang umur. Kedua, niatnya untuk menolak bala (bencana). Dan, ketiga, niatnya tidak berharap kepada manusia, tetapi hanya kepada Allah SWT.

UAS juga mengatakan, setiap kali membaca surat Yasin satu kali, dilanjutkan dengan berdoa, dan doanya tidak harus menggunakan bahasa Arab, bagi yang tidak bisa, boleh menggunakan bahasa Indonesia.

"Audzubillahiminasyaitonirojim.. bismillahirrohmanirrohim... Alhamdulillahirobbil alamin, washolatu wassalamu ala asrofil anbiya wal mursalin. Allohumma sholli wa sallim 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala ali sayyidina muhammad... mintalah kepada Allah," tutur UAS.

Keutamaan Ibadah di malam Nisfu Sy’ban ini, menurut profesor kelahiran 18 Mei ini ambil dari kitab berjudul Syadzaarot dengan penulisnya syekh Hasanain Muhammad Makhluf, Mufti Mesir, ditulis kembali oleh Syekh Muhammad Nazimuddin Al Kurdi, cucu dari Syekh Amin Al Kurdi.

Hukum Puasa Sunnah Nisfu Syaban

Menurut Ustaz Abdul Somad dalam video ceramahnya anjuran puasa saat nisfu Syaban adalah daif atau lemah. Tapi boleh saja kita lakukan jika ingin berpuasa.

“Kalau mau, silakan saja, apalagi jika untuk kebaikan bersama, tetapi hadisnya lemah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved